JENEPONTO

Jelang Tahun Baru, Bupati Jeneponto Pantau Stabilitas Harga Sembako Di Pasar Karisa

35
×

Jelang Tahun Baru, Bupati Jeneponto Pantau Stabilitas Harga Sembako Di Pasar Karisa

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com-Jeneponto | Bupati Jeneponto, H. Iksan Iskandar pantau langsung stabilitas harga dan ketersediaan stok komoditas pokok menjelang pergantian tahun baru 2022, Rabu (29/12/2022).

Jelang Tahun Baru, Bupati Jeneponto Pantau Stabilitas Harga Sembako Di Pasar KarisaDalam pemantauan itu, Bupati H. Iksan Iskandar M.Si didampingi Kepala Dinas Perindag H. Manrancai Sally, Kasatpol PP M. Nasuhan, Kepala Dinas Tenaga Kerja Edy Irate, Kadis Ketahanan Pangan Hartawan GS, Kadis Perikanan Arfan Sanre, Kabag Ekonomi Amiruddin Abbas dan Kabag Protpim Mustaufiq.

Dari hasil pemantauan langsung dipasar Karisa diketahui, ketersediaan stok dan harga pangan jelang tahun baru masih cenderung stabil.

Sebagaian besar komoditas tidak mengalami kenaikan, atau cenderung stabil kecuali cabai yang sedikit mengalami kenaikan harga.

Bupati Iksan Iskandar disela-sela kunjungannya menyampaikan, alasan pemantauan stok dan harga secara langsung dimaksudkan sebagai upaya menjawab tantangan internal dan tantangan eksternal daerah dalam menjaga stabilitas inflasi jelang pergantian tahun baru 2022.

Bupati juga menyampaikan perlunya koordinasi bersama pelaku usaha untuk mengatasi keterlambatan atau kekurangan stok kebutuhan pokok, penyimpangan atau penimbunan serta meminimalisir gangguan distribusi pasokan bahan kebutuhan pokok yang didukung dengan kesiapan moda angkutan, meningkatkan pengawasan barang beredar.

Hal tersebut dilakukan agar masyarakat terhindar dari barang kadaluwarsa, barang selundupan, barang yang tidak aman dikonsumsi atau digunakan.

Ia juga mendorong pelaksanaan operasi pasar murah (OPM) khusus beras dengan menggunakan subsidi pemerintah, meningkatkan kerja sama perdagangan antar daerah, terutama untuk komoditas-komoditas penyumbang inflasi.

“Untuk menghindari kelangkaan dan lonjakan harga, kita bisa melakukan kerja sama perdagangan antar daerah, misalnya telur bisa bekerjasama dengan Kabupaten Sidrap,” jelasnya.

Bupati menambahkan, bahwa keberhasilan dalam menjaga inflasi dapat ditunjang dengan adanya strategi kerjasama dari seluruh OPD terkait, dengan begitu harga-harga kebutuhan bahan pangan akan relatif stabil dan ketersediaannya lebih dari tercukupi.

“Setidaknya, ada tiga strategi yang harus dilakukan dalam stabilitas inflasi, yakni menjaga ketersediaan pangan, menjaga stabilitas harga, menjaga distribusi serta membangun komunikasi efektif antar OPD dan stakeholder,” ujarnya.

Laporan: Usman S
Editor : Nasir Erank

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *