oleh

Workshop: Pendampingan dan Review Statuta, Visi dan Misi STAI Al-Furqan Makassar

Topikterkini.com.Makassar – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Furqan Makassar menggelar kegiatan workshop pendampingan dan review statuta, visi dan misi tahun akademik 2022-2026.

Kegiatan pendampingan dan review statuta, visi dan misi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Furqan Makassar digelar di Ruangan Pascasarjana kampus STAI Al-Furqan Makassar di Jl. Perintis Kemerdekaan KM. 15, Daya, Kec. Biringkanaya, Kota Makassar pada hari Senin, (10/01/2022).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua STAI Al-Furqan Makassar, Dr. St. Habibah, S.Ag., M.Hum., M.A dan dihadiri oleh Wakil Koordinator Kopertais Wilayah VIII, Dr. KH. Hamzah Harun Al-Rasyid, M.A sekaligus narasumber dalam kegiatan pendampingan dan review statuta, visi dan misi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Furqan Makassar.

Dr. KH. Hamzah Harun Al-Rasyid, M.A dalam sambutannya mengatakan “Di dalam statuta mengarahkan perguruan tinggi bagaimana caranya dan seterusnya semuanya jelas dalam statuta, sehingga ibu ketua dan seluruh wakilnya dan seluruh civitas akademika yang ada di lingkungan STAI Al-Furqan yang ada di Al-Furqan ini tentu bergerak dengan mengambil kebijakan dari apa yang kita rumuskan di dalam statuta” ucapnya.

“Karena itu statuta ini sebenarnya, paling tidak memuat tiga hal, yang pertama adalah bagaimana statuta bisa semakin kokoh dan memperkuat status keberadaan eksistensi Kampus Al-Furqan. Yang kedua, dengan statuta ini bisa semakin jelas arah pengembangan guna untuk memperbaiki kualitas pendidikan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Furqan yang kita lakukan. Ketiga, bagaimana kita melakukan perlindungan taqriyah, taqzim, dan himayah” tutupnya.

Adapun yang turut hadir dalam kegiatan tersebut ialah Drs. Nasrun Hamzah, M.M (Pengawas Yayasan), Ketua STAI Al Furqan Makassar, Waka I,II, dan III, Biro Humas, Biro Akademik, seluruh ketua Prodi STAI Al-Furqan Makassar, Kepala Sekolah SMK Penerbangan Techno Terapan Makassar, Kepala Sekolah SMK-SMTI Makassar, Kepala Sekolah Ummul Mukminin Makassar, Kepala Sekolah Pesantren Pondok Madinah, beberapa dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Furqan Makassar, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa, serta 10 orang Mahasiswa(i) dari perwakilan setiap angkatan.

Penulis : Muhammad Yusuf Putra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.