oleh

Komisi IV DPR RI Reses di Bantaeng, Tinjau Pengelolaan Limbah PT Huadi

TOPIKterkini.com–Bantaeng: Komisi IV DPR RI tinjau PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia di Kawasan Industri Bantaeng (KIBA), Kecamatan Pajukukang, Bantaeng.Sabtu, 19/2/2022.

Kunjungan rombongan komisi IV DPR RI dalam rangka reses di Kab. Bantaeng, juga tindak lanjuti laporan masyarakat tentang dampak lingkungan yang ditimbulkan Perusahaan pengelola nikel ini.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Syah Azikin menyebut bahwa PT Huadi merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) dengan adanya peninjauan ini, tutur Ilham, diharapkan adanya masukan dari DPR RI ihwal tata kelola dan kebermanfaatan KIBA, khususnya PT Huadi bagi masyarakat Bantaeng.

“Agendanya fokus peninjauan KIBA khususnya di PT Huadi. Kami laporkan bahwa PT Huadi adalah industri smelter yang telah beroperasi dua tahun di Bantaeng. Ini (PT Huadi) adalah salah satu tenan yang ada di KIBA. Dan KIBA masuk Proyek Strategis Nasional,” jelas Ilham Azikin.

Menurutnya, kunjungan Komisi IV DPR RI ke Bantaeng adalah sebuah kehormatan bagi daerah. “Kunjungan DPR RI ini Menjadi suatu kehormatan bagi kami dan Masyarakat Bantaeng, tentunya kita butuh arahan dan petunjuk, sehingga tata kelola bisa sebaik mungkin” kata Ilham. Sehingga Memberi kebermanfaatan, bukan hanya di Bantaeng, tetapi juga masyarakat di Sulsel, jelas Bupati.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Rusdi Masse (RMS) menyebut bahwa kunjungan ini untuk memastikan secara langsung bagaimana persoalan limbah di PT Huadi, kedepan diharapkan adanya solusi atas persoalan limbah di perusahaan tersebut.

“Mudah-mudahan pertemuan ini bisa hasilkan solusi, supaya perusahaan ini tetap berjalan dengan baik,” kata Rusdi Masse.

Senada dengan itu, anggota Komisi IV DPR RI, Azikin Solthan juga menegaskan agar pihak PT Huadi memperhatikan segala aspek dalam beroperasi.

“disatu sisi Perusahaan smelter ini secara tidak langsung membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Namun disisi lain, kita juga ingin agar dampak negatif bagi masyarakat dikurangi atau bahkan dicegah,” kata mantan Bupati Bantaeng dua periode ini.

Dalam kunjungan ini, dihadiri rombongan Komisi IV DPR RI, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), perwakilan Kementerian Pertanian (Kementan), hadir pula unsur forkopimda Bantaeng, OPD terkait.

Laporan : Armin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed