oleh

Praktisi Hukum Universitas Mataram, Prof Asikin Soroti Pansel JPTP Di Lombok Barat

Topikterkini.com LOMBOK BARAT : Polemik Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Masih menjadi isu hangat di kalangan tokoh di Lombok Barat, Pasalnya hasil pansel ini terkesan buru – buru dan Dipaksakan untuk di umumkan.

 

Sebelumnya, Hasil Pansel yang mencantumkan 3 Besar Nama pejabat yang lolos seleksi menuai polemik, karena berkas yang di tanda tangani oleh ketua pansel ( Sekda Lobar ) di duga di Palsukan mengingat pada tanggal surat tersebut di tandatangani, Ketua Pansel Sedang Berada di Luar Daerah (Jakarta).

 

Profesor Zaenal Asikin, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Mataram ikut berkomentar terkait Hal ini, menurutnya Jika Dokumen Negara yaitu Tanda tangan Surat pengumuman Hasil Pansel JPTP Lobar terindikasi di Palsukan, Bisa Dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum ataupun melalui PTUN

 

“Kalau memang ada indikasi pemalsuan, maka bisa dilaporkan pemalsuan atau pembatalan melalui TUN,” ungkapnya. (16/03/2022)

 

Selain itu, menurutnya, jika terbukti Sekda yang sebagai Ketua Pansel terbukti dari hasil pengumuman Pansel JPTP tersebut bukan merupakan tanda tangannya, hal itu sudah sangat menyalahi aturan dan Sangat fatal sehingga SK tersebut Batal demi hukum.

 

“Tentu menyalahi aturan apalagi sampai memalsu tanda tangan  Itu fatal, SK itu batal demi Hukum,” pungkasnya.

 

Tim Liputan  : Saeful

Topikterkini.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed