oleh

Dinas PUPR Kabupaten Sigi Peringati Hari Air se Dunia ke-30

Topikterkini.com.SIGI – Peduli terhadap sumber daya air adalah tanggung jawab setiap orang. Sumber daya air sendiri memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan berkelanjutan di dunia.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Sigi, Henri Kusuma Rombe dalam peringatan Hari Air Sedunia ke 30.

Sesuai tema di tahun ini, kata Kadis Henri, dimana membuat yang tidak terlihat menjadi terlihat. Dan melalui tema tersebut sesungguhnya dunia bersepakat bahwa letaknya air/tanah memang tidak terlihat, namun dampaknya dapat terlihat dimana-mana dan tema tersebut di adaptasi menjadi mantap, dimana melestarikan air/tanah agar berkesinambungan sebagai tema nasional.

Agar dapat berkesinambungan dan kreatif tentunya kita perlu arif dan bijaksana dalam mengelola ekosistem sehingga dapat bermuara pada sesuatu yang dapat mensejahterakan manusia, bukan malah menimbulkan petaka, seperti banjir, longsor dan lain-lain,“ sebutnya, dihadapan para petinggi Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) III, Wakapolres Sigi, bersama unsur terkait lainnya, yang berlangsung di Sabo Dam Sungai Poi, Desa Poi, Kecamatan Dolo Selatan, rabu (30/3/2022) pagi.

Kadis mengulangi apa yang telah dikatakan Menteri PUPR, bahwa air adalah sumber kehidupan. Pengelolaan air yang baik, akan menimbulkan pencapaian kehidupan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesehatan, bahkan mengurangi tingkat kemiskinan.

“Akibat bencana gempa bumi dan liquifaksi di tahun 2018 lalu, berbagai infrastruktur pemerintah dan warga rusak berat, terkait infrastruktur penyediaan air baku, baik untuk persawahan maupun konsumsi rumah tangga,” ungkap Henri.

Kadis mengakui, sebagian rumah tangga bermata pencaharian sebagai petani, sehingga kerusakan tersebut sangat berpengaruh bagi kehidupan warga, dengan kehidupan fiskal daerah yang sangat terbatas, tentunya rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur tersebut tidaklah mungkin dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Sigi sendiri.Belum lagi bencana alam berupa banjir akibat labilnya lereng-lereng bukit di hulu sungai serta curah hujan yang tinggi,“ tandasnya.

Lebih lanjut, atas dukungan pihak BWSS III, berbagai bantuan infrastruktur sumber daya air, sehingga Pemda Sigi mengucapkan terima kasih.

Disebutkan Sabo Dam Poi adalah salah satu contoh wujud nyata dukungan tersebut, sehingga selama ini telah dimanfaatkan dampaknya oleh masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Sigi saat ini terus berharap pada pihak BWSS III, agar pembangunannya dapat dituntaskan. Demikian pula infrastruktur lainnya baik yang sementara dibangun maupun dalam tahap perencanaan,”pungkasnya .

Sumber: Kominfo Sigi.

Laporan: Alir

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed