oleh

SMA 1 Lingsar Gelar Sepiritual Camp Tahun 2022 Untuk Keseimbang Siswa – Siswi

Topikterkini.com LOMBOK BARAT : Demi wujudkan keseimbangan siswa – siswi SMA 1 Lingsar Gelar Sepiritual Cam di lapangan sekolah lingsar.Rabu 30/03/2022.

 

Kepala Dinas Dikbud NTB,Dr.H.Aidy Purqan,SPd,MPd, Menyampaikan, Sepiritual Cam merupakan salah satu kegiatan unggulan dikbud lombok barat dlakukan untuk menguatkan budi pekerti, ahlaq mulia, iman, taqwa pada anak didik dari semua agama, mengapa harus kemah dan mengapa harus dilakukan pada malam hari karena energi malam itu lebih kuat secara pertikal, kita ambil sepiritual camp itu mengikuti jejak langkah yang tuhan sekenariokan ketika hambanya menerima pemerintah, karena malam itu magnet emosional merenungkan secara pertikal itu kuat, energi elektro magnetik lebih terasa dan banyak peristiwa – peristiwa ijabah itu terjadi pada malam hari,”Ungkapnya.

 

Dan kegiatan ini akan kita lakukan tiap semester, agar anak satu budaya berjalan, belajar extra kulikulernya juga berjalan, perikanan juga berjalan dan bahkan di sinilah pungsinya olah raga,kita dorong untuk bisa memperkuat prestasi olah raga dan sepiritual cam melebur semua itu hingga anak – anak kita kepribadiannya terbentuk, iman taqwanya teruji, perestasi non akademiknya juga dapat kreatipitas di seni budaya juga dapat dan itulah tujuan pendidikan Nasional yang harus kita terjemahkan, sekali lagi sepiritual cam salah satu wujud cara kami di NTB wujudkan merdeka belajar,”Tuturnya.

 

Lebih lanjut, Kepala Sekolah SMAN 1 Lingsar Muhammad Turmuji Spd.mengungkapkan sepiritual camp ini adalah jawaban kegalauan semua kepala sekolah se NTB, untuk melakukan pembinaan kesiswaan di sekolah masing – masing dan jawabannya adalah sepiritual camp, dimana dalam sepiritual camp ini betul – betul kami berikan pengetahuan keagamaan dari hal – hal yang tidak pernah dikerjakan di rumah, tempat yang lain atau sepanjang umur mereka itu kami berikan pemahaman di sekolah, harapan kami bisa keluar dari pemahaman ketika melakukan bolos dari sekolah, loncat dari jendela,ketika melakukan tawuran dan lain lainnya dan terjawablah dengan kegiatan sepiritual camp ini,”Ungkap Muliadi.

 

Dan dengan terobosan sepiritual cam ini menjawab kegalauan kami sebagai kepala sekolah se NTB sehingga setelah keluar siswa – siswi kita menyadari tidak takut lagi pada gurunya, pada kepala sekolah dan takut pada orang tuanya dan apa yang mereka lakukan selama ini bisa mereka pahami setelah menerima pengetahuan seperitual camp ini.dan kami memberikan pengetahuan sholat malam, sholat tahajud dan sholat tasbih yang mungkin selama ini tidak pernah mereka lakukan baik dirumah dan di tempat lain, jadi plonglah tugas kami di sekolah yang pertama sebagai guru yang mempunyai dua tugas mengajar dan mendidik,mengajar sudah kami lakukan dan mendidik kami maksimalkan melalui sepiritual camp,”Tutupnya.

 

Liputan:Topikterkini.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed