oleh

Sepi ASN Setiap Jumat, Dinas Perindag Donggala Jadi Sorotan, Begini Penjelasan Sekdis

Topikterkini.com.Donggala – Terkait sorotan media tentang Kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Perindag Kabupaten Donggala yang tiap bertepatan hari Jum’at selalu nampak lengang jarang terlihat aktivitas ASN.

Menanggapi hal itu Sekretaris Perindag Donggala, Ramli kepada media mengatakan, bahwa dirinya seringkali menghimbau kepada para ASN di Lingkup perindag agar tidak membedakan hari kerja dari Senin hingga Jumat.

“Sejatinya ASN itu tidak ada perbedaan hari kerja, berdasarkan peraturan pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 telah mengamanatkan bahwa 40 hari kerja, jika tak melaksanakan tugas, secara otomatis jika masuk laporan ke BKN, pastinya dikeluarkan SK pemberhentian bagi ASN,” ujar Ramli.

Dirinya juga menegaskan dengan PP Nomor 90 Tahun 2021 bahwa selama 21 hari kerja, jika ASN tidak hadir selama 1 tahun, maka akan diakumulasikan sesuai hari kerja, hal itu dilaporkan berdasarkan daftar hadir, maka berujung pemecatan.

“Sebagai Sekretaris Perindag Donggala saya mengharapkan kehadiran ASN lebih ditingkatkan lagi, khususnya di hari Jumat sebab kehadirannya alias absensinya menentukan ASN untuk mendapatkan tambahan penghasilan (TP).

Mengenai kurangnya disiplin ASN/PND perindag yang jarang hadir khususnya di Jumat, dirinya sangat menyesalkan hal itu, apalagi berulang kali menjadi sorotan.

Lebih jauh ditegaskannya, hal tersebut telah berulang kali disampaikannya kepada ASN maupun PHL/Honorer, malahan sejak pertama dirinya ditugaskan di Dinas Perindag dirinya mendapat julukan sekretaris Killer (kejam) oleh para pegawai.

Bahkan hingga menjadi status oleh salah satu ASN di Sosial media Facebook. Jumlah pegawai di perindag 25 PNS dan 25 PHL, pada saat konfirmasi kebetulan di hari Jumat hanya sekitar 3 orang PNS termasuk dirinya sendiri sebagai dan 1 orang PHL.

(Alir/Bim).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed