BUOL

Kepala Bapenda Buol Bersama Tim Turun Langsung Monitoring Penggunaan ACR Restoran, Untuk Apa ?

166
×

Kepala Bapenda Buol Bersama Tim Turun Langsung Monitoring Penggunaan ACR Restoran, Untuk Apa ?

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Buol – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah, Wahyu Setyabudhi, S.H memimpin langsung Tim Monitoring Alat Cash Register Restoran (ACR), Rabu 24 Mei 2022.

Tim Monitoring ACR masing masing beranggotakan, Sekretaris Badan, Samsul S. Sos, juga di dampingi Kepala Bidang, Abdul Waris S. Sos, serta Pejabat Struktural Lainnya, Friyanto Opink Rasyid Supardi Mosso Harun L serta pegawai Kontrak Internal Bapenda Buol.

Berkunjung ke Warkop Neon, Warkop Dian dan RM. Sabuah, langsung mengecek permasalahan penggunaan Alat Cash Register sebagai wadah pembayaran pajak restoran.

Dalam keterangannya Kaban Bapenda menyampaikan, Berdasarkan pantauan alat yang terintegrasi langsung dengan sistem di kantor Bapenda, terlihat beberapa objek pajak restoran macet dalam penggunaan alat cash register, olehnya untuk mengetahui langsung permasalahan tersebut, tim turun langsung memonitoring dan mengidentifikasi permasalahan.

Diketahui, Alat Cash Register ini bertujuan mempermudah, wajib pajak dalam melakukan transaksi juga perhitungan pembayaran pajak. Selain itu, alat ini dapat membantu pengusaha untuk mengetahui jenis usaha terlaris yang diminati oleh konsumen, tutur kepala badan.

Wahyu Setyabudhi berharap kedepannya kesadaran masyarakat, khususnya wajib pajak agar memaksimalkan apa yang telah di sediakan oleh pemerintah daerah.

“Hal ini tidak lain sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah,”Ujar Kaban Bapenda.

Selanjutnya kata Wahyu, jika terdapat kendala dalam mengoperasikan atau Kendala Tekhnis Lainnya, agar secepatnya dapat menghubungi petugas pelayanan atau petugas Tekhnis di Bapenda Buol, agar alat tersebut tidak dibiarkan dalam keadaan non aktif.

“Saya mengajak seluruh masyarakat buol agar dapat bekerjasama untuk membangun daerah ini dari hasil Pajak dan Retribusi,”Pungkas Wahyu Setyabudhi.

Laporan: Husni Sese

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *