Topikterkini.com_Agam.
Sebanyak 50 orang anggota Kelompok Siaga Bencana (KSB) Nagari Koto Tuo kecamatan IV Koto kabupaten Agam Sumatera Barat, mendapat pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan cara memberikan pertolongan awal dalam bahaya kebakaran.
Pelatihan penggunaan APAR dan cara memberikan pertolongan pertama awal penanggulangan bahaya kebakaran disajikan oleh anggota regu Damkar Posko Sungai Tanang, Kamis (9/6/2022) di ha
laman kantor walinagai Koto Tuo.
Demikian disampaikan Koordinator KSB Koto Tuo, Muhammad Ali Imran St Ibrahim, saat dihubungi selesai pelatihan melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp yang dikirim dari Koto Tuo.
Pembekalan bagi anggota KSB dalam menangani bencana sangat diperlukan apalagi persoalan api yang menyebabkan bahaya kebakaran, perlu pembekalan dan latihan dari pihak berwenang seperti Damkar.

Pembekalan dan sosialisasi penggunaan APAR dan memadamkan api kecil secara tradiaional diberikan oleh tim regu Damkar Posko Sungai Tanang Banuhampu Agam.
Selesai penjelasan oleh narasumber Yulnardi langsung praktek simulasi penggunaan APAR dan pemadaman api secara tradiaional dan pemakaian slang air mobil pemadam kebakaran serta memadamkan api melalui kompor saat terjadi percikan api di slang atau tabung gas di rumah.
Pelaksanaan praktek dan simulasi memadamkan api, tidak saja oleh anggota KSB dan perangkat nagari, melainkan juga diikuti sosialisasinya oleh warga masyarakat Koto Tuo sekitarnya, sekaligus ikut mempraktekkan dilapangan, kata Ali Imran.
Walinagari Koto Tuo H Irvan Darwin A.Md. saat dihubungi secara terpisah menyebutkan persoalan kebencanaan dan bahaya kebakaran sangat perlu disosialisasikan terutama kepada warga masyarakat dan anggota KSB.
Sosialisasi dan praktek simulasi bahaya kebakaran merupakan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat dan membawa manfaat bagi anggota KSB serta semua yang hadir dilapangan saat itu.
Kita berharap seluruh stakeholder dan lapisan masyarakat serta anggota KSB dan parik paga nagari, memiliki kontrol sosial jika terjadi bencana apalagi masalah kebakaran perlu kerjasama, kata Irvan Darwin.
Turut hadir saat sosialisasi dan praktek lapangan penggunaan APAR dan pemadaman api selain Walinagari Koto Tuo H Irvan Darwin A.Md. juga hadir Ketua Bamus Koto Tuo Mardianis A.Md, Ketua KAN Koto Tuo Adr. Dt Nankhodo Sati. SE, koordinator devisi pelatihan Ismail St Palimo dan Khairianto St Pangeran serta warga masyarakat sekitar Koto Tuo.
Adapun selesai pelatihan kebencanaan dan penanggulangan kebakaran KSB nagari Koto Tuo telah menganggendakan bulan Juli mendatang mengadakan pelatihan pertolongam penanganan gawat darurat dengan narasumber dari PMI. Demikian ditambahkan Ali Imran. (Anto)











