oleh

Membuat Nama Indonesia Terkenal Dan Mendunia ? 

11 Juni 2022

Oleh Mochtar Marhum

 

Konon yang temukan Zoom orang Bugis dari Tolitoli Sulawesi Tengah, Indonesia. Namanya Zumria di Amerika sering dipanggil ZOOM (Dibaca Zuum atau Zum).

 

Zumria dulu merantau ke Amerika dan dapat jodoh orang Amerika. Zum sempat tinggal, bekerja kemudian kuliah di negeri paman syam tersebut. Lalu konon dia sempat jadi pengusaha bisnis elektronik.

 

Karena tinggal di Amerika, maka lafadz atau ejaan namanya harus menyesuaikan dengan ejaan dan lafadz nama orang Amerika yaitu Zumria dalam Bahasa Inggris harus ditulis Zoomria dan nama panggilan umum di sana jadi Zoom (Dibaca ZUUM) tapi juga sering disebut ZUM dari nama asli Zumria.

 

Sama dengan mobil mewah pemenang Rally Paris-Dakar yaitu mobil PAJERO tahun 2006, konon nama mobil ini juga berasal dari Indonesia kalau tidak keliru berasal dari nama pria asal Provinsi Bali yaitu Pak Jero (Pa Jero).

 

APALAH ARTI SEBUAH NAMA

William Shakespear seorang Penyair Inggris ternama pada Abad ke 16 yang terkenal tidak hanya sebagai penyair dunia, tapi juga sebagai penulis naskah drama atau Sandiwara dan juga seorang Aktor beken yang melegenda namnya dari zaman Kolonial hingga zaman Milinial saat ini.

 

Frase yang terkenal dalam karya sastranya Romeo and Juliet yaitu “What is in the name” apalah arti sebuah nama. Nama bunga Mawar identik dengan bunga yang cantik berwarna merah dan punya bau yang enak, demikian menurut William Shakespear.

 

Tulisan ini hanyalah sejenis narasi imajiner dan fiksi tentang apalah arti sebuah nama tapi dalam konteks dan narasi kekinian yang berbeda.

 

Merujuk pada teknologi digital yang canggih di Era industri 4.0 atau era distrupsi yaitu Zoom. Dan juga kemajuan industri otomotif dengan berbagai varian mobil mewahnya di zaman now termasuk mobil Mitsubishi Pajero.

 

Hampir semua masyarakat dunia tentu mengenal nama jenis perangkat teknologi cyber dan virtual serta nama dan teknologi Automotif yang kini terkenal di seluruh dunia tersebut di atas.

 

Lalu di mana letak keterlibatan dan keterkaitan nama Indonesia terkait dengan kedua teknologi tersebut ?

 

Walaupun Indonesia mungkin tidak terlibat secara langsung atau terkait dengan temuan, inovasi dan hasil riset dari kedua teknologi maju tersebut di atas. Namun ternyata nama umum di Indonesia (common names) adalah Zum (Zoom) dan Pak Jero (Pajero) sudah menjadi lebih fenomenal dalam dekade terakhir ini.

 

Kedua nama ini juga terutama terkait dengan perspektif ilmu bahasa yaitu Linguistik-Semantik.

 

Sehingga mungkin nama Indonesia bisa punya andil atau mungkin minimal bisa menjadi icon nama yang diakui dunia walaupun secara legal formal tentu mungkin tidak punya kaitan dengan hak cipta (Copy Rights) atau hak atas kekayaan intelektual (Intellectual Properties)?

 

TEKNOLOGI DIGITAL YANG FENOMENAL

Hampir semua masyarakat dunia pasti pernah mendengar nama perangkat virtual atau online yang paling sering digunakan akhir-akhir ini selama Pandemik Covid dan adanya kebijakan pembatasan akativitas masyarakat, Social distancing atau jaga jarak.

 

Akibatnya hampir semua aktivitas masyarakat dilakukan secara online atau virtual menggunakan perangkat ZOOM (Dibaca ZUM).

 

Fasilitas teknologi digital Cyber atau virtual dirasakan sangat bermamfaat terutama selama terjadi kasus pandemik Covid dan masyarakat dunia harus beraktivitas atau bekerja dari rumah atau WFH (Work From Home) dengan cara memamfaatkan dan mengandalkan perangkat teknologi digital yang disebut ZOOM.

 

Menurut berita yang dilansir hari Kompas tanggal 1 Oktober 2020 biaya berlangganan Zoom per bulan adalah mulai 15 dollar AS, atau sekitar Rp 222.000 (kurs rupiah saat berita ini ditulis). Apabila dikenai pajak 10 persen, tagihan yang harus dibayarkan menjadi sekitar Rp 244.000 perbulan. Masih ada paket langganan lain, yakni paket Business dan Enterprise dengan harga 20 dollar AS (sekitar Rp 297.000) per bulan, sebelum pajak.

 

Hampir semua lembaga pendidikan formal, sekolah dan perguruan tinggi, instansi pemerintah dan swasta serta masyarakat umum berlangganan fasilitas Zoom untuk kegiatan rapat, seminar dan presentasi seminar dan simposium. Bisa dibayangkan berapa duit yang harus dibayar untuk berlangganan Zoom perbulan atau pertahun.

 

Walaupun juga ada pendapat bahwa pemamfaatan Zoom di masa pandemik bisa mengurangi atai menekan anggaran perjalanan dinas berbagai instansi pemerintah dan swasta yang dulu anggaran perjalanan dinas (perjadin) bisa membengkak sampai miliaran rupiah.

 

Karena kegiatan yang dulu bisa dilakukan secara tatap muka (offline) kini bisa dilakukan secara virtual atau online jarak jauh dengan memamfaatkan teknologi digital Zoom.

 

Nama produk teknologi ini di Era Pandemik dilansir sempat meningkatkan pundi pundi dolar pengusaha di Amerika pemilik atau Owner teknologi digital ini.

 

MITSUBISHI PAJERO LEGENDA RALLY PARIS DAKAR

Mitsubishi Pajero menjadi jenis kendaraan legendaris yang pernah menjuarai kejuaraan Rally Dunia yang sangat bergensi dan dikenal dengan Rally Paris-Dakar (Rally Eropa-Afrika).

 

Mitsubishi Pajero pertama kali diproduksi tahun 1984 oleh indsutri otomotif asal Jepang yaitu Mitsubishi Motors. Saat ini harga mobil Pajero untuk jenis Sport Paris Dakar tergolong cukup mahal hampir 1 M  yang saat ini di pasaran dibandrol Rp 712.5 Juta.

 

Mitsubishi Pajero pernah 12 kali memenangkan kejuaraan dunia Rally Paris-Dakar. Kendaraan tangguh ini mampu melintas medan berat antar dua benua Eropa dan Afrika yang jaraknya sangat jauh. Meliwati tantangan alam yang berat di benua Eropa dan gurun pasir tandus di Afrika yangn sangat panas dan sangat berbahaya. Paris terletak di Eropa dan Dakar terletak di Sinegal Afrika jarak tempuh 2613 Mil atau setara dengan 4206 Km dan ditempuh selam 59 jam perjalanan.

 

Demikian juga jenis kendaraan legendaris yang pernah menjuarai kejuaraan Rally Dunia yang sangat bergensi bernama mobil Mitsubishi PAJERO atau biasa disebut Pajero (Sering kedengaran mirip nama Pak Jero atau Pa Jero).

 

Era di mana industri otomotif makin terkenal yang mana dulu didominasi oleh industri otomotif Amerika dan Eropa yang terkenal dengan jenis mobil-mobil mewah atau Luxury Cars seperti Mercy, BMW, Lamborgini, Ferary.

 

Industry Automotif merek yang terkenal dari Asia diwakili industri Automotif Jepang yaitu Toyota Lexus dan Mitsubishi Pajero.

 

Kini Mobil Mitsubushi Pajero makin dikenal oleh kalangan masyarakat Indonesia apalagi harganya mulai terjangkau dan jumlah masyarakat Indonesia dari kalangan kelas menengah ke atas jumlahnya cukup signifikan dan punya daya beli yang mumpuni sehingga Pajero yang melegenda itu kini lebih dekat dengan masyarakat di tanah air terutama pencipta otomotif mobil sport Four Wheel Drive dobel Gardan 4X4.

 

PELUANG DAN TANTANGAN INDONESIA KE DEPAN

Jadi walaupun selama ini Indonesia mungkin hanyalah identik dengan nama dan atau sering hanya diidentikan sebagai konsumen dan importir produk barang dan jasa karya Asing dan Aseng tapi tentu kita berharap di masa mendatang Indonesia tidak hanya nebeng di nama doang tapi juga sebagai pemain unggul di dunia industri barang dan jasa.

 

Semoga ke depan Indonesia akan menjadi negara raksasa dan akan memiliki pertumbuhan dan kemajuan ekonomi sehingga bisa juga jadi  exportir dan produsen produk barang dan jasa dari industri manufaktur teknologi canggih.

 

Indonesia memiliki populasi terbesar ke empat di dunia dan juga berpeluang punya potensi bonus demografi dan generasi emas.

 

Ketika negara industri maju mengalami kemerosotan angka kelahiran dan jumlah populasi stagnan atau menurun akibat banyak pasangan enggan menikah dan juga kalau menikah enggan punya keturunan yang banyak atau bahkan banyak pasangan yang tidak kepingin punyam anak karena lebih fokus pada profesi dan karirnya masing masing.

 

Bahkan hasil riset menyebutkan bahwa populasi penduduk yang tidak produktif (Aging Population) trendnya banyak di temukan di negara maju seperti di Eropa, Jepang dan Australia dekade dekade terkahir ini.

 

Dari perspektif Demografi jumlah pertumbuhan penduduk Indonesia dianggap meningkat dan tingkat kematian (Mortality rate) juga masih stabil dan demikian juga tingkat mobilitas perpindahan penduduk. Data dari BPS pusat terkahir menyebutkan Per semester tahun 2021, terjadi 376.610 kelahiran, 619.672 kematian, dan 3.208.240 penduduk pindah-datang.

 

Cuman yang jadi masalah, tantangan dan pertanyaan mendasar terkait dengan besarnya jumlah populasi Imdomesia adalah sebagai berikut:

 

1. Bisakah Indonesia menyiapkan sumber daya manusia yang lebih bekualitas untuk membangun negeri ini dan ke depan menjadi negara maju ? atau sebaliknya.?

 

2. Bisakah masyarakat Indonesian memilih pemimpin baik itu di tingkat pusat maupun daerah, figur pemimpin yang memiliki integritas moral yang baik, punya kemampuan managerial skills dan leadership yang mumpuni serta memiliki akseptabilitas yang tinggi di tengah masyarakat sehingga kelak bisa mengantar negeri ini menjadi lebih maju dalam berbagai berspektif?

 

Ke depan harus bisa memilih seorang figur pemimpin yang bisa mengantar bangsa ini menjadi negara maju, sejahtera, berdaulat dan dihormati bangsa-bangsa lainnya di seluruh dunia.

 

Semoga masyarakat tidak akan salah memilih Pemimpin. Harus bisa memilih pemimpin sejati (The Real Leader) dan bukan  Pemimpi Sejati (The Real Dreamer) yang mungkin lebih banyak hanya bermimpi dan berangan-angan kepingin mensejahterakan negeri ini dan bisa mengantar indonesia menjadi negara maju tapi baru sebatas angan-angan dan mimpi di siang bolong…Wallahualam…

 

Selamat Menikmati Akhir Pekan,

 

Have a nice weekend !

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *