NTB

Permasalahan Agraria Lombok Barat  Kerap Terjadi, investor Dan Masyarakat Di Bawa Kemana

141
×

Permasalahan Agraria Lombok Barat  Kerap Terjadi, investor Dan Masyarakat Di Bawa Kemana

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com LOMBOK BARAT : Diskusi Terbuka  Terkait Masalah Agraia di Lombok Barat berlangsung di kedai Oksang jln raya Bil ll Gerung  (Jumat  22/7/2022).

 

Dengan mengundang para Narasumber  yaitu ketua dewan Lobar asisten 1 Pemda Lombok Barat dan Kepala BPN Lombok barat  dan para akademisi.

 

Di dalam sambutannya,  Perwakilan dari BPN  Lombok Barat I GEDE ARSANA JAYA yang Jabatannya sebagai kepala seksi Pengadaan Tanah menjelaskan, konflik di bagian pertanahan tidak hanya terjadi di Lombok Barat saja bahkan terjadi di seluruh Indonesia, bahkan beliau mengapresiasi gabungan LSM Lombok Barat yang telah berinisiatip untuk kegiatan ini,

Untuk mencari solusi dari masalah pertanahan  di Lombok Barat,  kita harus duduk bersama dengan pemerintah daerah dan  anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat dan dari perusahaan yang bersangkutan.

Agar semua bisa di paparkan, Bagaimana solusi terbaik.

 

Acara Ini adalah sebuah titik Awal,  biar konflik masalah pertanahan di Lombok Barat  bisa di selesaikan dengan baik.

Dan berharap tidak terjadinya konflik  sampai terjadi pertumpahan darah  harapnya.

 

 

Di tempat yang sama Dosen  muda kelahiran Lombok Barat asal Kuripan  menambahkan, Kalau Hukum Agraria yang terkuat  bumi air tanah dan udara adalah milik negara,

Dan pemerintah akan memberikan hak hak kepada masyarakat untuk mengelola  dalam bentuk hak guna pakai bukan sebagai hak milik pribadi.

 

Di dalam sesi tanya jawab  ketua Aliansi Masyarakat Menggugat  mempertanyakan,

Apa dasar BPN untuk mengeluarkan  sertifikat atas Hgp (Hak guna pakai)  yang ada di wilayah sekotong..??

Dengan singkat  pak gede menjawab,  itu adalah kebijakan dari pusat.

 

Bang sohib menambahkan sedikit pertanyaan, kalau tanah pecatu dan tanah aset yang di perjual belikan, dan sedikit Mengkritik, APH (Aparat Penegak Hukum) yang kurang tegas dalam bertindak.

Dia sangat menyayangkan  narasumber yang tidak hadir dalam acara ini , diantaranya  ketua DPRD Kab Lombok Barat  dan Asda 1 Lobar. Yang  seharusnya hadir sebagai   wakil  rakyat  dan Penyambung Lidah Rakyat  untuk memberikan solusi yang terbaik untuk masyarakat  ungkapnya.

Ucapan itu dapat uplous dari semua tamu undangan yang hadir, bahkan semua mengharapkan  agar DPR dan pemerintah daerah terutama  perusahaan  ikut hadir agar bisa menemukan titik terang.

 

Adapun Tambahan dan masukan  yang sedikit  Bijak dari SAMSUL HADI  atau yang akrab disapa  SAMSUL GECHUNK,

Tampa mengurangi rasa hormat, saya pribadi di sini tidak membela si A atau menjatuhkan si B.

Kami berharap agar pejabat yang berwenang, dalam rangka menerbitkan, merubah dan atau memperpanjang setatus tanah agar lebih teliti dan hati hati dalam mengambil keputusan dan kebijakan sebab keliru sedikit saja dalam mengambil keputusan  akan berdampak mengorbankan kepentingan yang lain

Terutama masyarakat tutupnya.

 

Liputan: Saeful topikterkini.com

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *