oleh

Diduga Sengaja, Proyek Betonisasi Di Kurangi Lebarn Dan Ketebalannya

Topikterkini.com, Kabupaten Tangerang, – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Komado menyoroti proyek pekerjaan jalan cor beton yang diduga dikerjakan asal jadi. Bertempat di Jalan KH. Hasan Basri KP. Pengodokan Kidul RT 03 RW 03 (Bpk. Mahrul), Desa Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang Banten.

Proyek tersebut mendapat sorotan dari Roy selaku Kepala dipisih investasi Dewan Pimpinan Pusat LSM KOMANDO. pasalnya, anggaran yang digunakan untuk pengerjaan jalan cor beton ini berasal dari APBD 2022 menggunakan Uang Pajak Rakyat Kabupaten Tangerang (Banten) tahun 2021 yang cukup besar. Namun pada pengerjaannya terkesan asal jadi, seharusnya Lebarnya 3 meter dan saat ditemukan lebarnya cuman 2,65 meter saja, Ketinggian Papan gisting 17 cm ketebalan, terbukti ketebalan yang dikerjakan ketinggian bervariasi dari 11cm,12 cm,13,5 cm,12,9 cm, 13,2 cm, 11,5 cm, seharusnya ketebalan sesuai dengan papan gisting 17 cm ketinggian. Ucap Roy Kepala divisi implikasi DPP Komando.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Forum Bhayangkara Indonesia (FBI) Dewan Pimpinan Daerah Widya juga mengatakan pengerjaannya banyak ditemukan proyek tidak sesuai SOP, seperti hal yang dikerjakan oleh mitra pelaksana CV. PUTRI TUNGGAL MANDIRI ini diduga adanya korupsi. ucapnya Widya

LSM Forum Bhayangkara Indonesia akan menyiratkan ke Dinas Bina Marga, Inspektorat, Bupati Tangerang, Kejaksaan Kabupaten Tangerang”, Widya juga meminta Pemerintahan Kabupaten Tangerang terutama Bapak Bupati Tangerang menggambil tegas ke pada kontraktor kontraktor nakal dihukum dengan mestinya, biar membuat efek jera para kontraktor tersebut dan memberi contoh kontraktor yang lainnya, ucapnya

LSM DPP KOMANDO juga akan mengirim surat ke Pemerintahan Kabupaten Tangerang Roy Kepala dipisi implikasi Komando dengan tegas mengatakannya, saya tidak sungkan sungkan akan melaporkan sampai ke Ring 1 agar semua kontraktor kontraktor yang ada di Kabupaten Tangerang bisa di audit.

“Terlihat pekerjaan jalan cor beton ini tidak melakukan pengerasan jalan terlebih dahulu. tidak sesuai serta jalan yang tidak rata seharusnya di ratakan terlebih dahulu, “ ujarnya kepada topikterkini.com, Kamis (4/08/2022).

“CV. Putra Tunggal Mandiri sebagai Pelaksana memang sengaja untuk mengeruk keuntungan dan memperkaya diri dan merugikan negara, ucap Roy.

“Setahu kami setiap pekerjaan yang menggunakan anggaran negara, khususnya Kabupaten Tangerang Banten. Sudah di sediakan pengawas untuk mengawasi pekerjaan, agar jangan sampai pekerjaan tersebut asal jadi dan kejar tayang saja,” jelas Ketua DPP LSM KOMADO.

Ketua DPP LSM KOMADO Roy juga meminta kepada dinas terkait agar memantau pekerjaan yang ada di Kabupaten Tangerang, jangan sampai anggaran yang di turunkan terbuang percuma.

“Kami meminta kepada pihak pelaksana, agar dalam mengerjakan proyek yang dikerjakan sesuai dengan kualitas pada RAB (Rancangan Anggaran Biaya),” tegas Roy.

“Dan pada plang proyek tidak disebutkan volume bangunan, panjang dan lebar, serta ketebalan dari cor beton tersebut. Proyek ini dikerjakan oleh CV PUTRI TUNGGAL MANDIRI, dengan lama pekerjaan 60 hari dengan nilai pekerjaan sebesar Rp 98.876.000,00.-,”pungkasnya.

Sementara Dikonfirmasi Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang dalam hal ini Bupati Tangerang Via Chat WhatsApp hingga berita ini dipublikasi belum memberikan tanggapan.

(BDS/Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.