Topikterkini.com.Donggala – Ibrahim (1,2 tahun) bayi Desa Loli Saluran, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, hanya bisa terbaring di bagian tengah rumahnya.
Dia hanya bisa menenggak susu dari botol bayi dan menerima suapan dari sang ibu.
Anak keempat dari pasangan Herman (35) dan Mesyin (34) itu didera Hidrosefalus.
Hidrosefalus merupakan masalah kesehatan yang ditandai dengan ukuran kepala membesar.
Bayi kelahiran September 2021 itu menderita Hidrosefalus sejak dalam kandungan.
“Waktu mengandung saya sempat sakit dua pekan. Dokter juga bilang kepala anak saya besar sehingga tidak bisa lahir normal,” kata Mesyin kepada Ketua DPRD Donggala Takwin, Senin (31/10/2022).
Legislator PKS Donggala itu datang membesuk Ibrahim setelah mendapat informasi terkait bayi dengan Hidrosefalus.
Orangtua Ibrahim sebenarnya telah mencoba pengobatan medis.
Bahkan Bayi dengan berat sekitar 10 Kg itu sudah dua kali menjalani operasi di RSUD Undata.
Sepekan setelah lahir, anak saya ini dipasangi selang untuk mengeluarkan cairan di kepalanya. Karena kondisinya waktu itu sangat memprihatinkan, kami meminta dokter melepas selangnya,” jelas wanita yang sehari-hari menjual kue tersebut.
Ibrahim merupakan putra pertama Herman dan Mesyin.Tiga saudaranya adalah perempuan.
Saudari Ibrahim juga terlihat normal dan bermain seperti anak pada usianya.
Saudari pertama dan kedua bergantian menjaga Ibrahim saat ibunya berbelanja atau mengantarkan kue pesanan.
“Saya malu posting karena tidak mau dibilang berharap bantuan dari anak sakit. Kami juga mengharapkan kesembuhan Ibrahim, namun kami bingung harus bagaimana,” tutur Mesyin.
Ketua DPRD Donggala Takwin berjanji akan meringankan beban Ibrahim.
“Relawan kami akan memberikan pendampingan dalam satu dua hari ke depan. Yang penting orangtuanya siap untuk kesembuhan ananda Ibrahim,” ucap pria kelahiran 1984 tersebut.
Informasi diperoleh TribunPalu.com, Ibrahim bukanlah satu-satunya bayi mengalami Hidrosefalus di kecamatan tersebut.
Di desa sebelah, juga terdapat bocah dengan gejala kepala membesar.
Hanya saja, bocah itu tidak separah Ibrahim.(*)











