Donggala

Dinas Perikanan Donggala Kembali Serahkan Sarpras Penangkapan Ikan Di Desa Siweli

121
×

Dinas Perikanan Donggala Kembali Serahkan Sarpras Penangkapan Ikan Di Desa Siweli

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Donggala -Setelah penyerahan sarana prasarana penang kapan ikan yang telah dilaksanakan di kecamatan balaesang selatan dan balaesang tanjung, dinas perikanan kabupaten donggala kembali melakukan penyerahan sarana dan prasarana penang kapan ikan di desa siweli kecamatan balaesang.

Bantuan tersebut antara lain berupa mesin katinting merk honda GX160, AS baling-baling dan tali rumpon. Kepala dinas perikanan kabupaten donggala.

Ali Assagaf mengatakan bahwa ada delapan kelompok penerima manfaat di kecamatan balaesang, antara lain :

1. Kelompok KUB tunas nelayan desa tambu,

2. Kelompok KUB mitra simagaya desa simagaya,

3. Kelompok KUB sinar mandiri desa siweli,

4. Kelompok KUB bintang mandiri desa siweli,

5. Kelompok KUB melolo tutubu desa siweli,

6. Kelompok KUB sinar abadi desa siboalong,

7. Kelompok KUB mosanggani desa labean,

8. Kelompok KUB karama desa sibayu.

Lanjut kepala dinas perikanan mengatakan bahwa penyerahan sertifikat SKK 60 desa siboalong kepada 5 orang nelayan dan rehabilitasi pembangunan sarana prasarana perikanan SLIN TPI labean diantaranya rehabilitasi cool storage dan ABF yang sudah rampung pengerjaannya dan sudah beroperasi.

Masyarakat merasa sangat terbantu dengan adanya SLIN (sistem logistik ikan nasional) TPI labean. Penyampaian tersebut merupakan target gerakan cepat tahap pertama dan akan ada tahap keduanya. Di tahun 2023 nanti akan kembali memberikan Bantuan sarana penangkapan ikan kepada Kelompok KUB usaha perikanan tangkap, Kelompok POKDAKAN usaha perikanan budidaya dan Kelompok POKLAHSAR usaha perikanan olahan.

Dalam kegiatan penyerahan sarana prasarana penangkapan ikan tersebut dinas perikanan kabupaten donggala juga menghadirkan direktur RSUD kabelota dr. H. Syahrial sebagai narasumber yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya asupan protein hewani apalagi yang berwarna putih,

“kalau yang berwarna merah berasal dari daging sapi dan kambing mengandung asam lemak jenuh yang jika di konsumsi secara berlebihan akan mengalami gangguan metabolisme seperti kolesterol, hipertensi yang berujung akan mengalami stroke,”ujarnya.

Terkait dengan stunting dr. Syahrial mengatakan bahwa intervensi stunting harus di mulai saat konsepsi yang artinya usia anak masih dalam kandungan bukan anak-anak di usia 2 tahun. Dianjurkan untuk membiasakan mengonsumsi ikan mencegah stunting pada anak, karena stunting bisa dicegah tetapi tidak bisa diobati.

Penyerahan sarana penangkapan ikan diberikan langsung oleh bupati donggala kasman lassa yang sebelumnya menyampaikan arahan bahwa terkait pemulihan ekonomi Masyarakat, pemerintah akan membantu dan tidak menutup mata.

Bantuan bisa dalam bentuk modal usaha dan dalam bentuk peralatan. Dalam bentuk bantuan modal pernah diberikan di kecamatan sindue dan sojol, yang jumlahnya diterima masyarakat 2 sampai 3 juta per orang.

Menurut Ali Assagaf, adapun total anggaran yang teralokasi di kecamatan balaesang tanjung yang disalurkan dan ada perhatian khusus oleh bupati donggala dalam anggaran belanja tahun 2022 sebesar Rp. 3.080.754.000 di sektor perikanan melalui dinas perikanan kabupaten donggala.

Oleh karena itu gerak cepat realisasi pembangunan perikanan harus dikawal kelanjutan pembangunannya. (Alir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *