TAKALAR

Dugaan Penimbunan BBM di Takalar, Ini Penjelasan Kasat Reskrim Iptu Agus Purwanto

80
×

Dugaan Penimbunan BBM di Takalar, Ini Penjelasan Kasat Reskrim Iptu Agus Purwanto

Sebarkan artikel ini

TOPIKterkini.com, TAKALAR — Kasus dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang berhasil diungkap Satreskrim Polres Takalar beberapa waktu lalu di wilayah Galesong Utara (Galut), tepatnya di Jonggoa, Desa Aeng Batu batu, rupanya terus menjadi perhatian publik, Senin (23/1/2023).

Bahkan kasus serupa yang terjadi pada Maret 2022 lalu, saat pihak Polres Takalar mengamankan satu buah mobil Grand Max yang memuat 32 jerigen berisi solar yang isinya diperkirakan 1,5 Ton mulai kembali dipertanyakan khalayak.

Di samping itu, Kasat Reskrim Polres Takalar, Iptu Agus Purwanto menjelaskan bahwa untuk yang TKP Galut, Perkara ini sudah tahap penyidikan dan semua barang bukti tandong (bak penampungan) drum, jiregen, mesin dan slang semua sudah disita.

Sementara untuk BBM jenis solar, kata Agus, untuk menghindari penyusutan karena barang tersebut mudah terbakar, penyidik menitipkan disalah satu SPBU di Kab. Takalar.

“Penyidik menitipkan di salah satu SPBU di Kab. Takalar sebanyak 4.825 liter dan total rupiahkan sebanyak Rp.32.810.000 dan ini semuanya kami sita,” beber Kasat Reskrim kepada Wartawan.

Sementara saat disinggung adanya tersangka dalam kasus itu, Agus mengaku, pihak-pihak yang sudah dimintai keterangan masih berstatus saksi, termasuk pemilik BBM tersebut.

“Kita sudah periksa pemiliknya cuma belum kita statuskan sebagai tersangka,” tambah Kasat Reskrim.

“Setelah kami periksa saksi ahli dari Pertamina dan kementrian ESDM dan mengatakan perbuatan tersebut adalah pelanggaran maka penyidik akan menetapkan tersangka,” ujarnya.

Diketahui, Satreskrim Polres Takalar yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Takalar, Iptu Agus Purwanto, berhasil mengungkap dugaan penimbunan BBM jenis solar di Jonggoa, Desa Aeng Batu batu, Kec. Galut, pada 25 Desember 2022 lalu.

Dalam penggerebekan itu, Polisi menemukan 72 jerigen, dimana 54 jerigen berisi solar, 18 jerigen lainnya kosong. Selain itu ditemukan juga 4 tandon (tangki) berisi solar yang diperkirakan masing masing tandon (tangki) berisi 1 ton solar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *