RSUD Tripat Lobar Akan Datangkan Sejumlah Dokter Spesialis,Cuci Darah dan Pasang Ring Jantung

Topikterkini.com Lombok Barat : Dirut RSUD Tripat Lombok Barat, dr. H. Suriyadi, Sp.AN mengatakan pihaknya akan melakukan kerjasama dengan RSUD Provinsi NTB untuk memenuhi kebutuhan SDM terutama dokter spesialis. Hal itu dilakukan karena di RSUD Tripat masih kekurangan tenaga spesialis.

 

“Ke depan kita akan bekerjasama dengan RSUD Provinsi NTB, sekarang kita lagi susun konsepnya,” ujar dr Suriyadi saat diwawancarai di ruangannya beberapa waktu lalu.

 

Ia menjelaskan, dalam kerjasama tersebut, sejumlah dokter spesialis di RSUD Provinsi juga bisa memberikan pelayanan di RSUD Tripat bersinergi sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal.

 

“Kalau RSUD Provinsi sudah tipe A. Kerja sama ini akan menambah dokter spesialis baru untuk menunjang pelayanan kita di RSUD Tripat yang sudah tipe B,” jelasnya.

 

Ia juga menjelaskan, pada tahun depan RSUD Tripat berencana akan melayani pemasangan ring jantung. Hal ini sesuai dengan instruksi dari Kementerian Kesehatan.

 

Jika RSUD tipe A memberikan pelayanan bedah jantung, namun RSUD Tripat akan melayani pasien pemasangan ring jantung pada tahun depan.

 

“Kita harus minta alatnya ke Kemenkes tetapi kita juga harus siapkan SDM nya, itu niat kita semoga terealisasi ketika kita sudah kerjasama dengan RSUP nantinya,” ujarnya.

 

Untuk kerjasama tersebut, pihaknya telah melakukan konsultasi dan pihak RSUP siap memberikan support untuk membantu inovasi RSUD Tripat agar pelayanan lebih maksimal.

 

Permasalahan jantung ini sangat banyak terjadi, bahkan tidak menutup kemungkinan pasien akan numpuk di RSUP Provinsi, sehingga dengan kerjasama ini juga pasien-pasien bisa diarahkan dirawat ke RSUD Tripat Lombok Barat.

 

Selain itu, pada akhir tahun ini RSUD Tripat berencana akan melayani pasien cuci darah. Sehingga pasien-pasien yang dari Lombok Barat tidak lagi ke Mataram yang jaraknya lumayan jauh.

 

Sejumlah inovasi terus dilakukan oleh RSUD Tripat Lombok Barat, salah satunya adalah menggunakan panel listrik tenaga surya untuk memenuhi kebutuhan listrik setiap harinya. Sehingga penggunaan anggaran bisa lebih efesien.

 

“Untuk siang kita pakai PLTS, dan malam pakai listrik dari PLN. Dengan penggunaan PLTS ini telah menghemat anggaran sekita 40 persen. Sehingga pendapatan bisa dialihkan untuk menunjang operasional pelayanan,” ujarnya.

 

RSUD Tripat juga ke depan akan menerapkan pelayanan berbasis digitalisasi. Secara bertahap segala pelayanan RSUD harus berintegrasi ke semua unit pelayanan, sehingga kecepatan pelayanan bisa diterapkan.

 

“Misalnya pendaftaran pasien bisa melalui online atau handphone, kemudian semua terintegrasi di ruangan-ruangan pelayanan sehingga pasien tidak lagi menunggu dan mengantri dalam waktu lama,” tandasnya.

 

(Foel/TT-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *