KALIMANTAN SELATAN

PERMAINAN Tradisional Khas Kalimantan di Kampong Ohoy Kota Banjarbaru, Noviana Sitorus : Selalu Support Permainan Budaya Asli Kita

449
×

PERMAINAN Tradisional Khas Kalimantan di Kampong Ohoy Kota Banjarbaru, Noviana Sitorus : Selalu Support Permainan Budaya Asli Kita

Sebarkan artikel ini

TOPIKTERKINI.COM | KALIMANTAN SELATAN

KOTA BANJARBARU – Belogo merupakan salah satu jenis permainan tradisional dari Kalimantan Selatan.

Dikutip dari Wikipedia, Nama Belogo diambil dari kata logo, karena permainan itu menggunakan logo, Permainan tradisional Suku Paser ini biasanya dimainkan oleh anak-anak hingga orang dewasa, baik secara beregu maupun perorangan.

Bermain Balogo yaitu bermain dengan menggunakan alat logo yang terbuat dari bahan tempurung kelapa dengan ukuran garis tengah sekitar 5-7 cm dan tebal antara 1-2 cm dan kebanyakan dibuat berlapis dua yang direkatkan dengan bahan aspal atau dempul supaya berat dan kuat.

Cara memainkan balogo agak seperti bermain golf Pertama – tama pemain meletakkan logo pada jarak yang telah ditentukan dengan logo milik lawan dan kemudian Logo sasaran tersebut diletakkan serta disusun secara tegak dan berjajar.

Selanjutnya, ujung bawah panampak diposisikan di belakang logo dan bagian atas panampak digenggam dengan tangan kiri atau tangan kanan menepuk bagian bawahnya sehingga logo dapat terdorong meluncur ke arah yang dituju.

Inti dari permainan ini yaitu menjatuhkan logo lawan sebanyak mungkin sekaligus serta mencari point.

Influencer Noviana Sitorus di banjarbaru ini selalu aktif di kegiatan manapun dekat dengan kemasyarakat dan senang bersosialisasi dengan masyarakat, Khususnya di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan.

Pada hari ini akan di adakan kegiatan dalam rangka melestarikan permainan tradisional khas Kalimantan Selatan, Rabu (16/10/2023) di Kampong Ohoy RTH Griya Jati Permai skj 21.00 WITA s/d Selesai.

“Malam ini jangan lupa kakawanan yang handak melihat mainan tradisional Balogo Khas Kalimantan Selatan ini, Silahkan langsung mampir ke Kampoeng Ohoy,” Ucap Via.

Via Sitorus juga menghimbau bahwa kita sebagai orang asli kalimantan atau yang lahir di kalimantan jangan sampai tidak mengenal permainan yang satu ini.

“Sebagai masyarakat asli sini atau lahir disini alangkah baiknya kita mengenal budaya asli kita tercinta ini, Semoga kedepanya permainan ini bisa lebih dikenal secara Nasional kalau bisa Internasional,” Tutupnya.

Penulis : Aprin
Editor : Nanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *