Topikterkini.com.Donggala – Kabupaten Donggala di tahun 2023 ada tiga Kecamatan yang bebas dari stunting, tiga Kecamatan itu adalah kecamatan Pinembani, kecamatan Rio Pakava,n kecamatan sojol. Pada tahun 2022, kecamatan pinembani masih ada lima desa yang tercatat sebagai lokus stunting. tetap sekarang di 2023 kecamatan pinembani dinyatakan bebas angka stunting.
Ditemui diruang kerjanya, kepala dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana mengatakan bahwa penurunan angka tersebut cukup signifikan.
“Untuk sekarang, lokasi stunting di kabupaten donggala tersisa 9 kecamatan dari total 16 kecamatan yang tercatat sebagai lokus stunting, diantaranya adalah kecamatan banawa selatan 8 desa, kecamatan sindue desa, kecamatan sojol 3 desa, kecamatan dampelas 2 desa, sindue tombusabora 4 desa, kecamatan balaesang tanjung 2 desa, banawa tengah 1 desa, banawa 3 desa, dan kecamatan tanantovea 1 desa yang menjadi lokus stunting 2024,”paparnya.
“Jadi sisa 28 desa dari 158 desa dan 9 kelurahan berarti sekitar 13 desa lokus stunting.” Tambahnya.
Lanjut kadis PPKB mengatakan, dia yakin bahwa di tahun 2023 ini angka stunting akan turun. tahun 2024 dipastikan angka stunting akan turun, karena ada tim di lapangan, tim pendamping keluarga sebanyak 351 orang yang terdiri dari PLKB, PKK, dan bidan yang berperan untuk mendampingi keluarga-keluarga terutama calon pengantin, ibu hamil, pasca persalinan, dan baduta.
Tim pendamping sebanyak 351 orang ini yang diturunkan ke masing-masing desa, dan mereka diberikan honor sebesar 110 ribu rupiah setiap sekali pendampingan. pendampingan tersebut yang harus digenjot dan menjadi ujung tombak dalam rangka penurunan stunting.
(Alir)











