Topikterkini.com.Donggala – Kepanjangan tangan dari kabupaten ke Kecamatan maupun sampai desa. Karena ujung tombak ini atau dikenal dengan KUPT dan petugas penyuluh perikanan. mereka ini membawa program perikanan yang harus mereka sampaikan kepada masyarakat. nelayan masyarakat pembudidaya dan masyarakat pengolah dan pemasaran.
Selain itu juga petugas perikanan yang bertindak sebagai ujung tombak ini juga dipercayakan punya tanggung jawab besar untuk mengelola dan memberikan pelayanan terutama kepada aset-aset dinas yang ada di beberapa Kecamatan kata kepala dinas Perikanan kabupaten donggala Ali Assegaf saat di konfirmasi hari Sabtu (17/08/2024( di ruangan kerjanya,
Sebagai contoh diambil di Kecamatan sojol Utara, di situ ada aset kita yaitu pelayanan pabrik ES untuk kebutuhan bahan baku nelayan yang melayani kurang lebih ada 56 unit kapal ukuran 30 groston dan juga kapal yang dibawa 30 groston. kurang lebih sekitar 60 unit ditambah dengan nelayan-nelayan kecil atau kapal perahu yang berukuran 0 sampai 3 groston, itu jumlah yang cukup banyak”, kemudian di kecamatan sojol Utara juga ada TPI. tepat pelayanan pendaratan ikan. dari dua objek ini salah satu contoh di kecamatan sojol Utara ini mereka diberikan beban tanggung jawab untuk bisa mencapai target penerimaan pendapatan daerah di bidang perikanan.
Berikut di Kecamatan dampelas, di Kecamatan dampelas juga kita punya TPI, kemudian di Kecamatan sojol kita punya pabrik ES dan tambak ikan di sana. kemudian di kecamatan dampelas. ini ada petugas TPI yang bertugas untuk memberikan pelayanan kepada pelaku usaha perikanan yang intinya adalah masyarakat bisa terlayani dengan baik dan kedua dia juga diberikan tanggung jawab bagaimana bisa mencapai target PAD, begitu juga di kecamatan balaesang, Kecamatan sirenja, dan Kecamatan sindue tombusabora. karena ada obyek dinas di setiap Kecamatan yang tersebar di 14 kecamatan. yang di tugaskan oleh petugas lapangan karena mereka ini bekerja dengan luas wilayah kerjanya. yang cukup membutuhkan kendaraan, papar Ali Assegaf.
Lanjut Kadis, Dinas perikanan berpikiran bahwa untuk memotivasi petugas lapangan untuk mendorong kinerja petugas lapangan di sisi lain. agar penerimaan pendapatan daerah bisa tercapai. maka kita berikan fasilitas kendaraan roda dua. yaitu yang pertama di kecamatan sojol Utara khusus untuk mengelola pabrik ES. bayangkan pabrik ES yang kita targetkan 1 tahun 90 juta dia capai. Sekarang suda 130 juta di bulan Juli ini – Agustus ini. Dan yang mengelola adalah anak-anak honor bukan ASN”, artinya mereka punya tanggung jawab besar untuk mengelola aset dinas,” sebut Ali Assegaf.
begitu juga terkait dengan TPI yang ada di ogoamas yang ditargetkan hanya 4 jutaan sekarang posisinya sudah hampir 8 jutaan juga di bulan juni- Agustus.tutupnya.
(Alir).











