Donggala

Seminar Awal kajian Peningkatan Produksi dan kwalitas Tanaman Salak Melalui Perangsang Pembentukan Bunga Dan Buah

46
×

Seminar Awal kajian Peningkatan Produksi dan kwalitas Tanaman Salak Melalui Perangsang Pembentukan Bunga Dan Buah

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Donggala – memberikan support atau harapan besar terkait dengan pelaksanaan seminar ini, karena berorientasi untuk pengembangan potensi lokal. ujungnya seperti yang telah saya ungkapkan bahwa intervensi ini juga akan bisa memberikan dampak bagi peningkatan asli daerah kata sekretaris Daerah Dr H Rustam Efendi Rustam Efendi saat membuka acara di ruang Aula dinas pengendalian penduduk dan keluarga Berencana kabupaten Donggala Jumat tanggal 16/08/2024 dihadiri Oleh kepala badan Litbang Saifullah Lagaga. Ketua Tim Peneliti Dr Ir. Sakka Samsudin. Kepala dinas pengendalian penduduk dan keluarga Berencana Dr Lasamudia Dahlili. Kepala Dinas Pertanian Bambang dan beberapa Perwakilan OPD yang Lainnya.

karena memang di posisi kita saat ini kemampuan keuangan daerah kita itu yang diwarnai dengan sumber pendapatan asli dari itu sangat rendah”, bukan karena potensinya tidak ada. potensinya ada tapi belum optimal dikelola ujar H Rustam. penelitian ini adalah bagian terpenting untuk pengembangan karena kita tidak hanya sebatas menanam tapi juga bagaimana kemudian dengan kajian-kajian ilmiah, bagaimana cara meningkatkan produksi, membuat kualitas juga,

biar banyak tapi kalau kemudian tidak manis misalnya tidak mempunyai daya tarik berarti daya jual juga jatuh”, jadi hal ini tadi sudah dibicarakan dengan dokter dokter bagaimana kemudian menjadi pintu masuknya untuk pengembangan salak ini yang orientasi adalah kualitasnya dan produktivitasnya, dan sudah tentu kita tidak hanya berpikir dari buah salaknya yang dibawa ke IKN tapi Jadi lokasi destinasi bisa makan langsung dari pohonnya dan menginap.

Harapan kita tentunya baik Dinas Teknis tidak kemudian berhenti di sini jadi menjadi poin awal untuk kemudian dikembangkan secara maksimal katanya,

penelitiannya mungkin sifatnya nanti terpadu tidak hanya satu aspek, sehingga betul-betul intervensi program ini tidak hanya sekedar formalitas gugu kewajiban terlaksananya penelitian ada dokumennya tapi tidak di implementasikan. tidak itu yang kita harapkan, kita harapkan diimplementasikan ujarannya.

(Alir).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *