Topikterkini.com.Donggala – Pembuatan perahu fiberglass yang memiliki karakteristik lebih ringan, mudah dibentuk dan dibuat, dan materialnya mudah ditemukan di toko. Perahu fiberglass ini dapat menggantikan fungsi kapal dan perahu kayu tradisional ujar PJ Bupati Donggala Moh Rifani Pakamundi di temani kepala dinas perikanan kabupaten donggala Ali Assegaf bersama parah nelayan pada hari Sabtu tanggal 5/0/10/2024 di desa loli Oge kecamatan banawa kabupaten donggala.
Perawatan yang cukup mahal membuat banyak nelayan meninggalkan perahu kayu dan beralih ke perahu moderen fiberglass. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Donggala melalui dinas kelautan dan perikanan Kabupaten Donggala melati nelayan desa loli Oge Kecamatan banawa untuk membuat perahu berbahan baku fiberglass karena kayu untuk bahan baku perahu semakin berkurang.
Kepala Dinas kelautan dan perikanan Donggala Ali Assegaf melalui laporan yang memaparkan bahwa ada sebanyak 30 nelayan di desa loli Oge mengikuti pelatihan pembuatan perahu fiberglass.
Pelatihan tersebut merupakan pertama kali ini digelar di Kabupaten Donggala untuk wilayah provinsi Sulawesi Tengah khususnya di desa loli Oge kecamatan banawa dan sekitarnya.
Pelatihan pembuatan perahu berbahan fiber ini menurut kadis kelautan dan perikanan Ali Assegaf merupakan program DKP Donggala untuk nelayan mendapatkan keterampilan mengembangkan usaha pembuatan perahu berbahan baku fiberglass.”
untuk pelatihan ini, kami mendatangkan instruktur dari Makassar untuk melatih para nelayan. Dari membuat hingga konstruksi nelayan polio sudah mulai mahir,”
PJ Bupati Donggala Moh Rifani pakamudi menyambut baik adanya pelatihan yang dilaksanakan oleh DKP Donggala. PJ Bupati Donggala mengapresiasi pelatihan tersebut karena baru pertama kali dilaksanakan di Sulawesi Tengah dan berharap agar pelatihan semacam itu terus di lakukan. “Saya berharap pelatihan pembuatan perahu fiberglass bukan hanya dilaksanakan di desa loli Oge, tapi juga dilaksanakan di beberapa Kecamatan lain dan desa lain di kabupaten Donggala,”
PJ Bupati Donggala Moh Rifani Pakamundi juga mengatakan bahwa pelatihan pembuatan perahu fiberglass tersebut bisa bekerja sama dengan badan usaha milik desa atau bumdes untuk pembuatan galangan fiberglass. “Itu harapan Kita ke depan bisa bekerja sama dengan bumdes, untuk pembuatan galangan fiberglass,”pungkasnya. (Alir).











