TOPIKTERKINI.Com LOMBOK TIMUR— Komisi III DPRD kabupaten Lombok Timur adakan pertemuan dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yaitu Selaparang Agro dan PDAM guna mengevaluasi kinerja dan mendiskusikan solusi terkait permasalahan yang berada di bawah BUMD tersebut, 16/10/2024.
“Kami tekankan meskipun ini masih tahap perkenalan sifatnya pertemuan awal namun biar ada outputnya kami mengurai permasalahan yang ada di BUMD Pdam dan Agro, ” Kata Saipul Bahri Anggota Komisi III Fraksi PPP.
Dirinya menyebut ia agar di jelaskan apa yang menjadi persoalan, tadi di PDAM mengerucut soal kebocoran kebocoran yang agak sulit di identifikasi volume kebocoran air.
“Sementara tadi solusi yang hadir adalah sensus pelanggan, untuk sementara itu saja,”Jelasnya.
Lebih jauh kata dia, pihak PDAM mengatakan tidak ada penyertaan modal sejak 2002.
“Kalo sekiranya setelah evaluasi ini membutuhkan anggaran dan sekiranya perlu dengan analisa usaha yang bagus saya kira tidak masalah, ” tuturnya.
Masih kata dia, dirinya tadi sempat mengusulkan apabila analisis usahanya bagus kenapa tidak kita dukung.
“Yang namanya BUMD tentu kita ingin profit , jadi kita sesuaikan dengan alokasi anggaran sesuai tidak dengan deviden yang di berikan ke daerah,” Terangnya.
“Selama analisanya bagus dan di setujui kita berikan,”Tutupnya.











