Topikterkini.com.Donggala – Hari ulang tahun PGRI yang ke-79 hari ini dilaksanakan di beberapa Kecamatan, beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun-tahun sebelumnya diadakan satu kecamatan dengan menggabung 16 Kecamatan. kalau ulang tahun PGRI tadi, mereka mungkin ada kekurangan-kekurangan sehingga mereka adakan perkecamatan saja. Ujar kepala dinas pendidikan kabupaten donggala H Kasmudin pada hari Senin tanggal 25/11/2024.
untuk Kecamatan Banawa dilaksanakan di depan kantor Bupati Donggala. dan pembina upacara oleh PJ Bupati Donggala Moh Rifani Pakamundi, untuk Kecamatan banawa Selatan. karena saya diminta menghadiri undangan sebagai pembina upacara. dengan beberapa forkopimka yang diundang semua datang disana, Alhamdulillah pelaksanaannya berlangsung dengan baik dan lancar. dan H Kasmudin berharap kepada guru-guru semua dengan ulang tahun yang ke 79 tingkatkan kinerja. supaya kita lebih fokus lagi untuk bagaimana anak-anak kita bisa belajar dengan baik.
Hal tersebut yang saya tekankan supaya guru-guru ini tidak lagi malas-malas bekerja. Saya ingin semua guru-guru di kabupaten donggala bisa berbuat inovasi-inovasi yang lebih mantap dan bagus, karena di kabupaten Donggala selama saya memimpin, luar biasa guru saya sudah beberapa mendapatkan penghargaan terbaik dari pengawas, yang mendapatkan penghargaan terbaik tingkat nasional. bahkan ke internasional ujar kepala dinas pendidikan H Kasmudin,
Donggala yang terbaik pengawas. kedua, guru yang terbaik tingkat SD SMP. TK yang terbaik kepala sekolah. ada beberapa guru yang mendapat juara, bisa mereka mengajar melalui zoom. setelah itu ada 5 penghargaan di tahun ini katanya,”
baik itu penghargaan tentang kurikulum merdeka belajar, sudah diberikan oleh kementerian pendidikan Nasional dan diterima oleh PJ Bupati Donggala Moh Rifani Pakamundi. Begitu saya genjot lagi. Alhamdulillah dari beberapa tahun ini,” dan tahun ini juga saya mendapatkan dari 9 propinsi terbaik di Sulawesi Tengah adalah kabupaten Donggala yang diadakan di Bali. Ini prestasi yang sangat luar biasa.
Masalah guru yang tidak aktif melaksanakan tugas dengan baik, saya ingatkan kapan saudara tidak berbuat akan saya tahan sertifikasinya,” saya melalui absen kepala sekolah masuk ke saya. sehingga ada efek jeranya guru yang tidak aktif melaksanakan tugasnya.
Alhamdulillah dengan cara seperti itu lumayan guru-guru semua mendengar. ada yang mengatakan bahwa guru di Donggala melek komputer, hal itu tidak benar kata H Kasmudin. karena yang saya lakukan adalah di 16 Kecamatan ini saya datangkan pelatih khusus selama 3 bulan. untuk ikut kursus. ada ribuan sertifikat yang saya tandatangani di setiap Kecamatan .
Jadi semua guru itu pintar komputer, tidak ada lagi yang melek,” Buktinya saya menandatangani semua sertifikat mereka di setiap kecamatan, karena saya ingin chromebook yang dikirim oleh kementerian itu semua guru paham. dan jangan cuma digunakan pada saat UNBK. tapi pada kegiatan pembelajaran harus dikerjakan chromebook yang sudah diberikan oleh kementerian. Pungkasnya.
(Alir).











