BeritaBISNISDAERAHEKONOMINTB

Sebelum Pelantikan Bupati, Pemda Lotim Janji Tidak Tinggalkan Hutang Bulan Januari Tuntas

151
×

Sebelum Pelantikan Bupati, Pemda Lotim Janji Tidak Tinggalkan Hutang Bulan Januari Tuntas

Sebarkan artikel ini

TOPIKTERKINI.com.LOMBOK TIMUR – Pemerintah Daerah Lombok Timur (Lotim) hingga 23 Januari 2025 belum melakukan pembayaran kepada pihak rekanan (kontraktor) yang telah mengerjakan sejumlah proyek.

 

Meskipun para kontraktor sudah menandatangani Surat Perintah Membayar (SPM) di OPD terkait untuk pengajuan pencairan, hingga kini pembayaran belum terealisasi.

 

Hal ini menimbulkan kebingungan di kalangan rekanan yang sudah menyelesaikan pekerjaan namun belum menerima pembayaran. 

 

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sekaligus Pelaksana Harian (PLH) Sekretaris Daerah Lotim, H. Hasni, menjelaskan bahwa hingga saat ini proses pencairan masih menunggu SPM yang harus dikeluarkan oleh OPD terkait.

 

“Kita tunggu OPD-OPD ini buat SPM-nya,” ujar Hasni saat ditemui pada 23 Januari 2025. 

 

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pemda Lotim siap membayar kewajiban tersebut, termasuk pembayaran kepada pihak ketiga, seperti SMI, yang juga akan diprioritaskan.

 

“Saat ini kita punya cadangan kas 120 milyar, dan itu akan digunakan untuk membayar pihak ke tiga nantinya,” katanya. 

 

Ia juga menyampaikan bahwa pada bulan Januari Pemda Lotim membayar utang  di PT SMI  mencapai lebih dari 16 milyar rupiah, yang semestinya jatuh tempo di bulan Maret.

 

“Dokumen SPM tahun 2024 tetap diajukan untuk pencairan, dan untuk utang pihak ketiga sebesar 90 miliar, insya Allah akan tuntas sebelum pelantikan pejabat baru di bulan Januari,” jelasnya lebih lanjut.

 

Hasni menegaskan bahwa tidak ada utang yang akan ditinggalkan, sebagai bentuk komitmen kepada pemerintah daerah yang akan memimpin Lotim ke depannya.

“Tentunya ada penghematan kita tidak membayar bunga pinjaman sebesar 98 juta,” Lebih jelas dikatakan.

 

“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan semua kewajiban ini, agar tidak ada hutang yang ditinggalkan,” pungkasnya.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *