BeritaBISNISDAERAHEKONOMINTB

Beban dan PR Tahun Lalu Kini Tuntas, Direktur PDAM Lotim Atur Strategi Khusus Bangkitkan Perusahaan  

81
×

Beban dan PR Tahun Lalu Kini Tuntas, Direktur PDAM Lotim Atur Strategi Khusus Bangkitkan Perusahaan  

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur mulai menunjukkan tren pemulihan yang signifikan di bawah kepemimpinan Direktur baru, Sopyan Hakim. 

 

Sejumlah (PR) dan beban yang menjadi masalah warisan dari tahun-tahun sebelumnya kini perlahan diselesaikan.

 

Selain itu, berbagai permasalahan teknis seperti kebocoran pipa, minimnya jumlah pelanggan, hingga pendapatan yang merosot, kini berangsur membaik.

 

Menurutnya sopyan Hakim Direktur PDAMLotim, untuk membangkitkan perusahaan, PDAM Lotim terus mendorong investasi guna meningkatkan kualitas pelayanan dan menjangkau lebih banyak pelanggan. Hal itu terbukti dari jumlah pelanggan yang 29.000 aktif dan sekarang sudah tercatat 34.500.ribu pelanggan,26/06/2025.

 

Peningkatan ini juga berdampak positif terhadap pendapatan perusahaan. Menanggapi isu yang menyebutkan bahwa pendapatan PDAM hanya sebesar Rp5 juta, Sopyan Hakim meluruskan bahwa pendapatan asli perusahaan mencapai lebih dari Rp5 miliar.

 

“Sudah jelas kita sampaikan, pendapatan PDAM Lotim itu Rp5 miliar, bukan Rp5 juta. Dana itu kita putar kembali dalam bentuk investasi demi mengembangkan perusahaan daerah ini agar lebih maju,” jelasnya.

 

Ia menekankan bahwa sebagai perusahaan milik daerah, PDAM harus dijaga dan dikembangkan agar mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Sopyan juga menegaskan bahwa fluktuasi dalam dunia usaha merupakan hal yang wajar.

 

“Namanya usaha pasti ada naik turunnya. Yang penting kita punya strategi dan komitmen untuk terus berkembang,” ujarnya.

 

Di bawah kepemimpinannya yang baru berjalan beberapa bulan, Sopyan menilai PDAM Lotim sudah menunjukkan peningkatan signifikan, baik dari sisi pendapatan, pelanggan, maupun pelayanan.

 

“Silakan dibandingkan dengan tahun lalu, perkembangan saat ini sangat jauh lebih baik. Semua bisa dikroscek,” pungkasnya.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *