Donggala

Dinas Perikanan Donggala Hadirkan Informasi Lengkap di Stand Pameran, Dari VMS hingga Set Plan Budidaya

33
×

Dinas Perikanan Donggala Hadirkan Informasi Lengkap di Stand Pameran, Dari VMS hingga Set Plan Budidaya

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Donggala – Dinas Perikanan Kabupaten Donggala memanfaatkan stand pameran sebagai sarana publikasi dan pelayanan informasi bagi masyarakat, khususnya nelayan, pembudidaya, serta pelaku usaha pengolahan hasil perikanan.

“Kami menginformasikan semua yang berkaitan dengan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat, mulai dari nelayan, pembudidaya, pengolah hingga kemasan, termasuk fasilitasi pengawasan sumber daya perikanan. Di stand pameran ini masyarakat bisa mendapatkan informasi publik secara langsung,” ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala, Ali Assegaf, Selasa (19/8/2025).

Salah satu isu penting yang ditampilkan dalam pameran adalah Vessel Monitoring System (VMS). Alat ini diwajibkan bagi kapal penangkap ikan tertentu, namun hingga kini belum tersedia di Palu maupun Sulawesi Tengah. Untuk itu, Dinas Perikanan mendatangkan vendor resmi dari Jakarta yang diakui oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan agar nelayan bisa mengenal VMS secara langsung.

“Banyak pelaku usaha penangkapan ikan yang datang ke stand karena penasaran dengan VMS. Ini menjadi salah satu isu yang kami angkat,” tambahnya.

Selain itu, stand pameran juga menampilkan informasi mengenai set plan pembangunan sektor perikanan di berbagai wilayah Kabupaten Donggala, antara lain:

  • Set Plan Perikanan Budidaya Air Tawar di Desa Rano, Kecamatan Balaesang Tanjung, yang difokuskan pada suplai benih ikan air tawar.
  • Set Plan Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN) di Desa Mapaga, Kecamatan Balaesang, lengkap dengan tempat pendaratan ikan, pabrik es balok, cold storage kapasitas 20 ton, balai pertemuan nelayan, dan sarana ibadah.
  • Set Plan Perikanan Budidaya Air Payau di Desa Tonggolobibi, Kecamatan Sojol, dengan tambak pembesaran bandeng super dan biokrop untuk ikan nila salin.
  • Set Plan UMKM Perikanan, yang mendukung kelompok pengolah hasil perikanan melalui hilirisasi.

Tidak hanya itu, Dinas Perikanan juga membuka layanan langsung di stand, seperti penerbitan rekomendasi BBM bersubsidi secara gratis selama tiga hari, sehingga masyarakat tidak perlu ke kantor dinas.

Sebagai bentuk kampanye gizi, pameran juga menghadirkan program Gerakan Ayo Makan Ikan untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat. Berbagai produk segar disediakan, mulai dari tuna, cakalang, cumi, hingga udang hasil produksi set plan budidaya di Kecamatan Sojol.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Selain informasi, mereka juga bisa membawa pulang ikan segar. Ini semua bagian dari upaya kita mendorong peningkatan konsumsi ikan per kapita sekaligus memperkenalkan program-program unggulan perikanan di Kabupaten Donggala,” tutup Ali Assegaf.

(Alir).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *