Topikterkini.com.Donggala – Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menegaskan pentingnya peran petani sebagai penopang utama kehidupan masyarakat dan kemandirian bangsa. Hal itu disampaikan saat melantik Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Donggala masa bhakti 2025–2030, di Ruang Kasiromu, Kantor Bupati Donggala, Kamis (21/8/2025).
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan, unsur Forkopimda, Ketua Dewan Penasehat Moh. Yasin, Ketua Fraksi Partai Gerindra Fany Sirey Mowar, para pimpinan OPD, serta pengurus TMI Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya, Bupati Vera berharap dengan dilantiknya pengurus baru akan lahir semangat baru untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjadikan pertanian Donggala lebih maju dan mandiri.
“Kehadiran Tani Merdeka di Donggala memiliki arti penting. Pertanian bukan hanya sumber pangan, tetapi juga bagian dari identitas dan kemandirian bangsa. Karena itu Pemda akan selalu membuka ruang kolaborasi dengan petani, sebab kesejahteraan petani adalah pondasi bagi Donggala yang bangkit dan berjaya,” tegas Vera.
Di akhir sambutannya, Bupati mengutip pesan Bung Karno:
“Politik tidak akan berarti apa-apa tanpa pangan. Karena itu, soal pangan adalah soal hidup matinya bangsa.”
Sementara itu, Ketua Umum DPP Tani Merdeka Indonesia yang diwakili Ketua DPW TMI Sulawesi Tengah, Hasriadi Hatta, menjelaskan bahwa TMI merupakan organisasi mitra pemerintah yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, selaku Ketua Dewan Penasehat.
Menurutnya, TMI berkomitmen mendukung percepatan swasembada pangan di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan melalui kerja sama lintas instansi di tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
“TMI hadir untuk mendampingi petani, pekebun, peternak, dan nelayan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk perubahan iklim. Visi kami adalah menciptakan masyarakat petani yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.
Hasriadi juga berpesan kepada jajaran pengurus TMI Donggala agar tangguh dalam menghadapi persoalan petani serta selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam mengawal program pembangunan sektor pertanian.
“Pengurus TMI harus tegar dan pantang menyerah. Tugas kita adalah memastikan usaha tani berjalan berkelanjutan, menguntungkan, dan sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Donggala,” pungkasnya.
(Alir).











