TAKALAR

240 Wirausaha Baru di Takalar Ikuti Pelatihan Kewirausahaan dari Ditjen IKMA Kemenperin

31
×

240 Wirausaha Baru di Takalar Ikuti Pelatihan Kewirausahaan dari Ditjen IKMA Kemenperin

Sebarkan artikel ini

TAKALAR, Topikterkini.com — Pemerintah Kabupaten Takalar bersama Kementerian Perindustrian RI memberikan suntikan semangat baru bagi ratusan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Melalui pelatihan wirausaha baru yang digelar Direktorat Jenderal (Ditjen) Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA), sebanyak 240 peserta mendapatkan pembekalan keterampilan usaha. Sekaligus mendapat dorongan kuat untuk go digital.

Direktorat Jenderal IKMA Kementerian Perindustrian RI bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar pelatihan bertajuk “Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil” di Pattallassang, Takalar, Senin (22/9/2025).

Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya adaptasi terhadap era digital bagi para pelaku industri lokal.

Bupati memberikan motivasi kepada para peserta agar tak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dengan memanfaatkan teknologi dalam pemasaran produk mereka.

“Kita harus memanfaatkan media sosial seperti Facebook, WhatsApp, dan Instagram, serta berbagai platform marketplace untuk memperluas pasar produk IKM Takalar,” tegas Bupati Takalar.

Selain Bupati, kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI H. Achmad Dg Se’re, Direktur Aneka Kemenperin Reny Meiany, S.Si., M.SE, Wakil Ketua DPRD Takalar H. Fadel Achmad, serta Kabid PSDI Disperindag Kabupaten Takalar.

Direktur Aneka Kemenperin, Reny Meiany, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam mencetak wirausaha baru yang tangguh dan berdaya saing, khususnya dari sektor industri kecil.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan legislatif, Kabupaten Takalar menunjukkan keseriusannya dalam membangun ekosistem wirausaha yang modern, inovatif, dan berbasis digital.

Pelatihan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang mampu menggerakkan roda perekonomian lokal secara berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *