Donggala

Jalan Ampera Renggut Puluhan Nyawa, Warga Desak Pelurusan Tikungan Bukan Hanya Pelebaran

115
×

Jalan Ampera Renggut Puluhan Nyawa, Warga Desak Pelurusan Tikungan Bukan Hanya Pelebaran

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Donggala – Desakan masyarakat terhadap pembangunan jalan dan jembatan di ruas Jalan Ampera, perbatasan Kelurahan Ganti dan Kelurahan Kabonga Kecil, Kecamatan Banawa, kian menguat. Pasalnya, jalur tersebut telah menelan puluhan korban jiwa akibat kecelakaan.

Ketua LSM Donggala Hijau, Helmi Sahibe, menegaskan bahwa pembangunan jalan tidak boleh hanya sebatas pelebaran. Menurutnya, masalah utama ada pada tikungan tajam yang sering menjadi penyebab kecelakaan.

“Jangan sampai dibangunnya jalan ini hanya pelebaran saja, itu sama saja. Mestinya pihak Dinas PU Provinsi bisa meluruskan jalan ini, jangan ada tikungan seperti ini. Sudah 36 orang meninggal, dan kurang lebih 20 mobil truk dalam setahun terakhir mundur di jalur ini. Jadi yang perlu diperbaiki adalah tikungannya, bukan sekadar pelebaran,” tegas Helmi, Selasa (23/9/2025).

Hal senada juga disampaikan Ketua DPC PJS Kabupaten Donggala, Abubakar H. Midde. Ia menilai proyek pelebaran jalan tersebut tidak memberikan solusi nyata jika persoalan tikungan tidak ditangani.

“Kalau hanya pelebaran, sama saja tidak ada gunanya. Yang penting jalan ini diluruskan, jangan ada tikungan lagi. Jalan ini sudah terlalu banyak memakan korban. Kami akan melaporkan hal ini kepada Gubernur Sulawesi Tengah, Bapak H. Anwar Hafid, agar menegur Dinas PU Provinsi,” ujarnya dengan nada kecewa.

Abubakar juga menyoroti sikap konsultan pengawas dari Dinas PU Provinsi, bernama Rindra, yang disebut menghindar saat dikonfirmasi warga mengenai perencanaan proyek tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah provinsi segera mengevaluasi perencanaan pembangunan jalan Ampera agar tidak lagi menjadi jalur maut bagi pengguna jalan.

Laporan: Alir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *