Donggala

“SIAP PULIH”: Inovasi Donggala Bangun Ketangguhan Pasca Bencana

73
×

“SIAP PULIH”: Inovasi Donggala Bangun Ketangguhan Pasca Bencana

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Donggala — Kabupaten Donggala merupakan salah satu daerah di Provinsi Sulawesi Tengah dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap berbagai jenis bencana, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, dan tanah longsor. Peristiwa bencana besar yang pernah melanda wilayah ini meninggalkan dampak sosial, ekonomi, dan psikologis yang mendalam bagi masyarakat.

“Proses pemulihan dan rekonstruksi pasca bencana membutuhkan sinergi lintas sektor agar berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujar Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Donggala, Mardiana, Selasa (21/10/2025).

Sebagai upaya menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menginisiasi sebuah inovasi bernama “SIAP PULIH” — akronim dari Sinergi Aktif untuk Pemulihan dan Rekonstruksi Pasca Bencana Berbasis Kolaboratif.

Mardiana menjelaskan, inovasi “SIAP PULIH” dikembangkan untuk memperkuat sistem pemulihan yang tidak hanya bergantung pada bantuan eksternal, tetapi juga mengandalkan kekuatan masyarakat, lembaga lokal, dan dunia usaha dalam membangun kembali kehidupan yang lebih tangguh.

“Tujuan utama inovasi ini adalah mewujudkan sistem pemulihan pasca bencana yang kolaboratif, cepat, dan berkelanjutan melalui sinergi antar pemangku kepentingan di Kabupaten Donggala,” tegasnya.

Secara rinci, program “SIAP PULIH” memiliki lima tujuan utama:

  1. Meningkatkan kapasitas masyarakat dalam melakukan pemulihan sosial, ekonomi, dan psikologis pasca bencana.
  2. Mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha, akademisi, dan media.
  3. Mewujudkan sistem pemulihan terintegrasi dengan prinsip Build Back Better (membangun kembali dengan lebih baik).
  4. Membangun ketangguhan lokal, agar masyarakat Donggala mampu pulih mandiri tanpa sepenuhnya bergantung pada bantuan eksternal.
  5. Menjadi model inovasi daerah yang dapat direplikasi di wilayah lain di Sulawesi Tengah.

Bagi pemerintah daerah, inovasi ini memperkuat koordinasi lintas OPD dalam rehabilitasi dan rekonstruksi, mempercepat perencanaan dan pelaporan pasca bencana, serta menjadi dasar kebijakan pemulihan berbasis kolaborasi.

Sementara bagi masyarakat, manfaatnya mencakup peningkatan kesiapsiagaan, dukungan psikososial, pelatihan ekonomi produktif, serta tumbuhnya semangat gotong royong dan solidaritas warga.

Bagi dunia usaha dan mitra kolaboratif, “SIAP PULIH” menjadi wadah implementasi CSR yang berdampak langsung, mendukung penciptaan lapangan kerja baru, dan memperkuat citra sosial perusahaan sebagai mitra pembangunan daerah.

Sedangkan bagi BPBD Donggala, inovasi ini memperkuat efektivitas layanan publik, menjadi instrumen reformasi birokrasi melalui inovasi pelayanan, serta memperbaiki sistem data dan dokumentasi kegiatan pemulihan pasca bencana.

Bupati Donggala Vera Elena Laruni dan Wakil Bupati Taufik M. Burhan memberikan apresiasi tinggi kepada Mardiana atas capaian program inovatif tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Donggala, Abd. Muin, turut memberikan dukungan penuh.

“Program yang digagas Ibu Mardiana ini menjadi langkah maju bagi Donggala dalam membangun ketangguhan daerah pasca bencana. Kami sangat mendukung penuh inovasi ini,” ujarnya.

Dengan “SIAP PULIH”, Donggala tidak hanya berupaya bangkit dari bencana, tetapi juga menyiapkan masa depan yang lebih kuat, tangguh, dan berdaya.

(Alir).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *