Topikterkini.com.Donggala- Pemerintah Kabupaten Donggala bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar kegiatan religius dan kemanusiaan bertajuk Dzikir Akbar serta Doa Bersama Lintas Agama, Rabu malam (31/12/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari refleksi akhir tahun sekaligus wujud solidaritas kemanusiaan bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Rangkaian kegiatan dipusatkan di dua lokasi. Acara diawali pada pukul 16.00 Wita di Masjid Raya Donggala dengan pelaksanaan Dzikir Akbar yang dihadiri Ketua FKUB Sulawesi Tengah Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, Bupati Donggala Vera Elena Laruni, Kapolres Donggala AKBP Angga Dewanto Basari, serta sekitar 500 jamaah.
Dalam sambutannya, Bupati Donggala Vera Elena Laruni menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni pergantian tahun, melainkan sarana introspeksi dan penguatan nilai kemanusiaan.
Ia mengajak masyarakat mengingat kembali tragedi gempa, tsunami, dan likuifaksi yang melanda Donggala pada 28 September 2018 sebagai pelajaran berharga tentang arti kebersamaan dan kepedulian.
“Pengalaman pahit bencana 2018 menjadi pengingat bahwa solidaritas, doa, dan empati adalah kekuatan utama untuk bangkit dan saling menguatkan,” tutur Vera.
Memasuki malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan Doa Bersama Lintas Agama yang digelar di kawasan Pelabuhan Lama Donggala mulai pukul 20.50 Wita. Ribuan warga dari berbagai latar belakang agama dan kepercayaan memadati lokasi, dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai 3.000 orang hingga detik-detik pergantian Tahun Baru 2026.
Dalam pelaksanaan pengamanan, jajaran Polres Donggala memberikan catatan dan rekomendasi agar ke depan pengawasan pada kegiatan dengan konsentrasi massa besar lebih diperketat, khususnya dalam pemeriksaan barang bawaan guna mencegah masuknya senjata tajam maupun minuman keras.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada Kamis (1/1/2026) pukul 01.05 Wita dan berlangsung dalam suasana aman, tertib, serta kondusif.
(Alir).











