Topikterkini.com.Donggala – Aliansi Masyarakat Donggala Bangkit memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa pada Kamis, 22 Januari 2026. Rencana tersebut diputuskan dalam rapat dan konsolidasi internal yang digelar untuk menghitung estimasi jumlah massa serta menyusun tuntutan aksi.
Ketua Aliansi, H. Marwan H. Arsyad, menegaskan pihaknya mendesak Gubernur Sulawesi Tengah agar hadir langsung menemui massa untuk memberikan penjelasan terkait kebijakan yang dipersoalkan, Rabu (14/1/2025).
Dalam aksi tersebut, massa akan mempertanyakan sikap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terkait Surat Keputusan (SK) Kementerian Perhubungan maupun Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
Aliansi menuntut agar SK Menteri tersebut dijalankan secara konsisten oleh gubernur, serta meminta pihak KSOP membuka dan memperlihatkan dokumen Rencana Tetap dan Menyeluruh (RTM) terkait penjadwalan kapal PELNI yang direncanakan berlabuh di Pelabuhan Penumpang Gonenggati, Donggala.
Jumlah massa aksi diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang, yang melibatkan warga dari sejumlah kelurahan dan desa di wilayah Kecamatan Banawa, termasuk Banawa Tengah, Banawa Selatan, Banawa Induk, serta kawasan Loli dan sekitarnya.
Aksi unjuk rasa akan dipusatkan di depan Pelabuhan Gonenggati, Kelurahan Kabonga Kecil, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala. Selain mendesak ketegasan DPRD sebagai wakil rakyat agar berpihak dan mengawal pelaksanaan SK tersebut, massa juga berencana menyampaikan aspirasi di Kantor Bupati Donggala.
Mereka meminta bupati turut mendorong gubernur agar segera menindaklanjuti kebijakan kementerian sehingga kapal penumpang PELNI dapat kembali berlabuh di Pelabuhan Gonenggati.
H. Marwan H. Arsyad berharap Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, dapat hadir langsung dalam aksi tersebut untuk menjelaskan kepada masyarakat alasan terjadinya perubahan dan penundaan jadwal kapal yang sebelumnya telah ditetapkan.
Ia menegaskan kehadiran gubernur dinilai penting sebagai bentuk keterbukaan dan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat Donggala.
(Alir).











