Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR— Puluhan mahasiswa di Kabupaten Lombok Timur kembali menggelar aksi demonstrasi jilid II di Kantor Dinas Kesehatan Lombok Timur, Rabu (15/01/2026).
Aksi tersebut menyoroti dugaan ketidaktransparanan data dalam pelaksanaan program MBG yang dinilai bermasalah.
Dalam orasinya, mahasiswa menuding Dinas Kesehatan Lombok Timur telah menyajikan data yang tidak valid atau “data bodong” terkait program MBG.
Mereka menilai hal tersebut mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas publik, terutama karena Dinas Kesehatan memiliki peran strategis dalam pelaksanaan program tersebut.
Mahasiswa mendesak pihak Dinas Kesehatan untuk memberikan klarifikasi terbuka atas data yang dipersoalkan.
Menurut mereka, keterbukaan informasi sangat diperlukan guna meningkatkan kualitas dan ketepatan sasaran program MBG di Lombok Timur.
“Kami meminta Bupati Lombok Timur mencopot Kepala Dinas Kesehatan karena dinilai tidak layak. Program MBG tidak tersalurkan dengan baik dan data yang disampaikan patut dipertanyakan,” ujar salah satu mahasiswa saat menyampaikan orasi di depan Kantor Dinas Kesehatan Lombok Timur.
Menanggapi aksi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur menyampaikan apresiasi atas aksi yang dilakukan oleh para mahasiswa. Ia menyatakan bahwa aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi bagi pihaknya.
Terkait data yang dipersoalkan, Kepala Dinas Kesehatan menjelaskan bahwa dari 165 pengajuan yang masuk, sebanyak 134 di antaranya telah diproses. Ia juga menegaskan bahwa secara struktural, pelaksanaan program MBG berada langsung di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN).
Aksi demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib. Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal isu tersebut hingga adanya kejelasan dan transparansi dari pemerintah daerah.(TT).











