JENEPONTO

PT Syngenta Seed Indonesia Gelar Sosialisasi Benih Jagung NK 212 dan Pendekar Sakti di Desa Barana 

161
×

PT Syngenta Seed Indonesia Gelar Sosialisasi Benih Jagung NK 212 dan Pendekar Sakti di Desa Barana 

Sebarkan artikel ini

TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO | PT Syngenta Seed Indonesia melaksanakan kegiatan sosialisasi benih jagung unggulan NK 212 dan Pendekar Sakti yang dirangkaikan dengan program penjualan berhadiah langsung bagi para petani. Kegiatan ini berlangsung di Desa Barana, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, pada Selasa, 27 Januari 2026.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh para petani jagung, kelompok tani, tokoh masyarakat, serta perwakilan kios pertanian setempat. Acara berlangsung dengan antusiasme tinggi, mengingat jagung merupakan salah satu komoditas utama yang menopang perekonomian masyarakat Bangkala Barat.

PT Syngenta Seed Indonesia Gelar Sosialisasi Benih Jagung NK 212 dan Pendekar Sakti di Desa Barana Perwakilan PT Syngenta Seed Indonesia Iwan dalam pemaparannya menjelaskan bahwa benih jagung NK 212s dan Pendekar Sakti memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya potensi hasil tinggi, daya tumbuh seragam, tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem, serta adaptif terhadap karakter lahan di wilayah Jeneponto.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan petani tidak hanya mengenal produk, tetapi juga memahami cara budidaya yang tepat agar hasil panen dapat maksimal,” ujar perwakilan Syngenta dalam sesi sosialisasi.

Selain sosialisasi teknis budidaya, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan program penjualan berhadiah langsung bagi petani yang membeli benih NK 212s maupun Pendekar Sakti. Program tersebut disambut positif karena memberikan nilai tambah sekaligus memotivasi petani untuk menggunakan benih berkualitas.

Salah seorang petani Desa Barana menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat membantu petani dalam menentukan pilihan benih.

“Kami jadi lebih paham mana benih yang cocok dan bagaimana cara tanamnya supaya hasil lebih baik,” ungkap Abdul Karim

Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, karena dinilai mampu mendorong peningkatan produktivitas jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi petani di wilayah Kecamatan Bangkala Barat. tutup Abdul Karim

Laporan: Erank

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *