Donggala

DPRD Donggala Dukung Penuh Pemindahan Kapal Pelni ke Gonenggati, Siap Temui Gubernur dan Kementerian

120
×

DPRD Donggala Dukung Penuh Pemindahan Kapal Pelni ke Gonenggati, Siap Temui Gubernur dan Kementerian

Sebarkan artikel ini

Topikterkini com.Donggala – Aliansi Masyarakat Donggala Bangkit (ARDB) mendatangi Kantor DPRD Donggala untuk meminta dukungan Ketua DPRD yang baru, Dr Moh Yasin Lataka, terkait rencana pemindahan dua kapal Pelni dari Pelabuhan Pantoloan ke Pelabuhan Penumpang Gonenggati, Donggala, Jumat (27/2/2026).

Ketua ARDB, H. Marwan H. Arsyad, menyampaikan rasa syukur atas dukungan penuh yang diberikan Ketua DPRD. Dalam pertemuan di ruang kerja Ketua DPRD, Dr. Moh Yasin Lataka menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan pemindahan kapal tersebut.

Bahkan, ia menegaskan bahwa setelah Lebaran, apabila belum ada solusi, pihaknya siap bersama-sama ke kementerian untuk meminta ketegasan pelaksanaan keputusan yang telah ada.

“Alhamdulillah, beliau sangat setuju dan siap melakukan langkah-langkah bersama. Jika tidak ada solusi, kami sepakat akan melanjutkan perjuangan hingga ke kementerian,” ujar H. Marwan.

Terkait rencana pemanggilan KSOP dan PT Pelni, Marwan mengungkapkan hal tersebut belum dibahas secara detail. Namun, pihaknya akan meminta dukungan pemerintah daerah dan DPRD untuk menghadirkan KSOP serta PT Pelni apabila komunikasi di tingkat gubernur menemui jalan buntu.

Sementara itu, Ketua DPRD Donggala, Dr Moh Yasin Lataka, menegaskan dukungan pribadinya terhadap aspirasi masyarakat.

Ia menyatakan komitmennya sebagai putra asli Donggala untuk memperjuangkan pemindahan kapal Pelni dari Pantoloan, Kota Palu, ke Pelabuhan Gonenggati, Donggala.

“Tidak usah diragukan, saya orang Donggala asli. Saya dukung 100 persen pemindahan kapal Pelni ke Donggala,” tegasnya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa secara kelembagaan DPRD belum mengambil sikap resmi karena masih dalam tahap pandangan personal anggota.

Namun, ia optimistis DPRD akan sejalan dengan program Bupati Donggala dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, pemindahan aktivitas pelabuhan dari Pantoloan ke Banawa secara otomatis akan berdampak pada peningkatan PAD Donggala.

Ia juga menekankan bahwa perjuangan ini bukan lagi sebatas kajian, melainkan menuntut ketegasan agar Surat Keputusan dari Kementerian Perhubungan dapat segera dilaksanakan.

Di sisi lain, Anggota DPRD Donggala Dapil 1 Fraksi Demokrat, Zulkifli Aziz, menyatakan kesiapannya memfasilitasi pertemuan ARDB dengan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. Usai Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di ruang Kasiromu Kantor Bupati Donggala, ia berinisiatif menyampaikan permohonan audiensi ARDB kepada gubernur.

Hasilnya, Gubernur menyatakan kesediaannya menerima ARDB pada Selasa, 3 Maret 2026, pukul 13.00 WITA, bertempat di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Informasi tersebut langsung diteruskan kepada pihak ARDB.

Langkah ini menjadi babak baru perjuangan masyarakat Donggala dalam mendorong pemindahan kapal Pelni ke Pelabuhan Gonenggati, dengan dukungan politik yang kian menguat dari DPRD hingga rencana audiensi bersama gubernur.

(Alir).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *