TAKALAR

Gandeng BNNP Sulsel, Pemkab Takalar Gelar Sosialisasi P4GN

14
×

Gandeng BNNP Sulsel, Pemkab Takalar Gelar Sosialisasi P4GN

Sebarkan artikel ini
Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNN Provinsi Sulawesi Selatan, Kombes Pol. Ardiansyah, S.I.K.,M.H menyampaikan materi pada sosialisasi P4GN yang dilaksanakan Pemkab Takalar di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Rabu (4/3/2026)

TAKALAR, Topikterkini.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan (BBNP Sulsel) dalam menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Selasa (4/3/2026), sebagai wujud komitmen bersama dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkoba.

Sosialisasi ini dihadiri Wakil Bupati Takalar, Sekretaris Daerah, perwakilan Forkopimda, serta ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar. Kehadiran unsur Forkopimda dan aparatur sipil negara menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sinergi lintas sektor untuk memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Narasumber kegiatan ini adalah Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNN Provinsi Sulawesi Selatan, Kombes Pol. Ardiansyah, S.I.K.,M.H. Dalam pemaparannya, ia mengungkapkan bahwa Provinsi Sulawesi Selatan saat ini menduduki peringkat kelima secara nasional dalam kategori daerah darurat narkoba. Kondisi tersebut menjadi peringatan serius bagi seluruh pemerintah daerah untuk memperkuat langkah pencegahan sejak dini.

“Provinsi Sulsel menduduki peringkat kelima peredaran narkoba terbesar di Indonesia. Karena Sulawesi Selatan merupakan pintu masuk di bagian timur Indonesia,” ungkap Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sulsel, Kombes Pol. Ardiansyah.

Di dalam Kabupaten Takalar sendiri kata dia, sudah ada berkecimpung beberapa bandar dan sudah di identifikasi. Hal itu disebabkan karena Kabupaten Takalar merupakan salah satu kota yang berada di perlintasan, mulai dari ujung Bulukumba hingga Makassar.

Ia juga menjelaskan bahwa peredaran narkoba kini tidak hanya menyasar kelompok tertentu, tetapi sudah masuk ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk pelajar, mahasiswa, hingga aparatur negara. Oleh karena itu, peran ASN dinilai sangat strategis sebagai contoh dan agen perubahan dalam membangun lingkungan kerja dan masyarakat yang bersih dari narkoba.

Melalui sosialisasi P4GN ini, Pemkab Takalar berharap tumbuh kesadaran kolektif untuk bersama-sama memerangi narkoba. Kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Takalar yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *