TAKALAR, Topikterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar terus memperkuat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan dengan meluncurkan sistem Absensi Terintegrasi Takalar (ANITA), Selasa (1/4/2026). Sistem berbasis digital tersebut diperkenalkan dalam agenda lanjutan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Takalar.
Peluncuran ANITA menjadi langkah baru Pemkab Takalar dalam membangun budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih disiplin, transparan, dan terukur. Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatat kehadiran, tetapi juga terintegrasi langsung dengan penilaian kinerja pegawai.
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, didampingi Sekretaris Daerah Takalar, Muhammad Hasbi, memaparkan langsung konsep hingga mekanisme penggunaan aplikasi tersebut di hadapan pimpinan OPD dan para camat se-Kabupaten Takalar.
Dalam pemaparannya, Bupati menegaskan bahwa ANITA merupakan bagian dari reformasi birokrasi berbasis teknologi yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui peningkatan kedisiplinan ASN.
“Sistem ini tidak hanya sekadar absensi, tetapi bagian dari perubahan budaya kerja. Ke depan, sistem ini akan terintegrasi dengan penilaian kinerja ASN yang berbasis poin,” ujar Daeng Manye.
Ia menjelaskan, komposisi penilaian ASN nantinya terdiri dari 60 persen capaian aktivitas kerja, sementara 40 persen lainnya berasal dari indikator inovasi, kehadiran, dan kebersihan. Seluruh indikator tersebut telah disusun dengan parameter penilaian yang jelas dan terukur.
Selain itu, Pemkab Takalar juga mulai menerapkan sistem kerja berbasis triwulan atau quarterly. Saat ini, ribuan ASN telah mulai menginput data pribadi dan lokasi kerja masing-masing ke dalam sistem ANITA sebagai bagian dari proses integrasi data.
Melalui fitur Live Tracking Maps, sistem ANITA mampu memantau lokasi ASN secara real time dan otomatis menolak absensi jika titik lokasi tidak sesuai dengan tempat kerja yang telah ditentukan. Kehadiran sistem ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, akuntabel, dan modern di lingkungan Pemkab Takalar. (*)











