TAKALAR, Topikterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar dan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) sepakat memperluas kolaborasi melalui program desa binaan yang tidak hanya berfokus pada sektor perikanan, tetapi juga pengembangan teknologi tepat guna bagi masyarakat.
Kesepakatan tersebut dibahas dalam audiensi yang dipimpin Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye di Ruang Rapat Kantor Bupati Takalar bersama Dekan Fakultas Teknik Unhas Muhammad Isran Ramli, Rabu (15/7/2026).
Program desa binaan akan dipusatkan di Desa Punaga dengan berbagai inovasi yang disiapkan oleh Fakultas Teknik Unhas untuk mendukung peningkatan produktivitas masyarakat.
Selain pembuatan kapal nelayan berbahan fiber, program tersebut juga mencakup penguatan sistem teknologi informasi, edukasi digital, hingga penerapan teknologi tepat guna di tingkat desa.
Fakultas Teknik Unhas juga akan memperkenalkan mesin pemanjat kelapa hasil inovasi kampus serta pemanfaatan energi baru melalui mikro solar cell sebagai bagian dari pengembangan desa binaan.
Dekan Fakultas Teknik Unhas Muhammad Isran Ramli mengatakan seluruh inovasi tersebut dirancang agar mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Pembinaan tidak hanya berfokus pada kapal fiber. Kami juga akan menghadirkan berbagai inovasi teknologi tepat guna, mulai dari sistem teknologi informasi, edukasi digital, mesin pemanjat kelapa, hingga pengembangan energi baru melalui mikro solar cell,” ujar Isran.
Bupati Takalar Daeng Manye menyambut baik program tersebut dan mengajak seluruh pihak terus memperkuat kolaborasi demi menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Hasanuddin dan seluruh pihak yang mendukung kolaborasi ini. Mari bersama-sama mewujudkan pembangunan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat pesisir melalui pengembangan industri kapal fiber dan berbagai inovasi teknologi lainnya,” pungkas Daeng Manye. (*)











