TAKALAR

470 Hektar Sawah di Polsel Siap Dialiri, Daeng Manye: Semoga Hasil Panen Petani Makin Melimpah

12
×

470 Hektar Sawah di Polsel Siap Dialiri, Daeng Manye: Semoga Hasil Panen Petani Makin Melimpah

Sebarkan artikel ini
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye menyampaikan sambutan pada kegiatan peletakan baru pertama pembangunan jaringan irigasi di Kelurahan Bontokadatto Kecamatan Polongbangkeng Selatan. Selasa (22/7/2026). (Dok. Ist)

TAKALAR, Topikterkini.com – Kabar baik bagi para petani di Kecamatan Polongbangkeng Selatan. Sebanyak 470 hektar lahan persawahan di wilayah tersebut segera memperoleh pasokan air yang lebih optimal melalui pembangunan jaringan irigasi yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, di Bantinoto I, Kel. Bontokadatto, Kec. Polongbangkeng Selatan (Polsel), pada Rabu (22/7/2026) kemarin. 

Pembangunan jaringan irigasi ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memperkuat infrastruktur pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas lahan. Ketersediaan air yang memadai diharapkan mampu mendukung peningkatan hasil panen serta kesejahteraan petani.

Dalam sambutannya, Daeng Manye menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Menurutnya, irigasi merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi agar aktivitas pertanian dapat berjalan maksimal.

“Alhamdulillah, hari ini kita memulai pembangunan jaringan irigasi yang akan mengairi sekitar 470 hektar sawah. Semoga hasil panen petani makin melimpah, biaya produksi semakin efisien, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” ujar Daeng Manye.

Ia mengatakan, pemerintah daerah akan terus berupaya menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada petani, mulai dari pembangunan jaringan irigasi, peningkatan sarana dan prasarana pertanian, hingga pendampingan kepada kelompok tani.

“Kami ingin memastikan petani memiliki akses air yang cukup. Kalau air tersedia, proses tanam menjadi lebih baik, hasil panen meningkat, dan ekonomi masyarakat juga akan ikut tumbuh,” katanya.

Daeng Manye juga mengajak seluruh kelompok tani untuk menjaga dan merawat jaringan irigasi yang dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Menurutnya, infrastruktur yang baik harus diimbangi dengan kepedulian masyarakat dalam memeliharanya.

Pembangunan jaringan irigasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman di wilayah Polongbangkeng Selatan. Dengan ketersediaan air yang lebih stabil, petani memiliki peluang untuk meningkatkan intensitas tanam dan produktivitas lahan setiap musim.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHPK) Kabupaten Takalar Parawangsa, Plt Camat Polongbangkeng Selatan Ayatullah Rawatib, Kapolsek Polsel AKP Kaharuddin, Danramil Polsel Kapten Inf Alhan, Kabid Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pertanian Ilham, serta para ketua kelompok tani bersama anggotanya.

Kehadiran jajaran pemerintah, unsur Forkopimcam, dan kelompok tani menjadi bukti sinergi dalam mendukung pembangunan infrastruktur pertanian yang berkelanjutan. Pemerintah berharap kolaborasi tersebut mampu mempercepat terwujudnya swasembada pangan di Kabupaten Takalar.

Melalui pembangunan jaringan irigasi ini, Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis sektor pertanian di Polongbangkeng Selatan akan semakin berkembang. Pasokan air yang memadai untuk 470 hektar sawah diharapkan mampu menghasilkan panen yang lebih melimpah, meningkatkan pendapatan petani, serta memperkuat ketahanan pangan daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *