TAKALAR

Safari Jumat di Palleko, Daeng Manye Tegaskan Pemimpin Harus Hadir dan Melayani Masyarakat

11
×

Safari Jumat di Palleko, Daeng Manye Tegaskan Pemimpin Harus Hadir dan Melayani Masyarakat

Sebarkan artikel ini

TAKALAR, Topikterkini.com — Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar tentang jabatan, melainkan amanah untuk hadir, mendengar, dan melayani masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat melaksanakan Safari Jumat di Masjid At Taubah, Kelurahan Palleko, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (25/9/2026).

Dalam kunjungan itu, Daeng Manye memanfaatkan momentum ibadah Jumat untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk mendengar aspirasi warga dan memahami berbagai kebutuhan yang dihadapi di tingkat bawah.

“Setiap Jumat kita berkeliling ke masjid-masjid di desa dan kampung untuk bersilaturahmi sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat,” kata Daeng Manye di hadapan jamaah Masjid At Taubah.

Menurutnya, masjid mempunyai peran strategis dalam kehidupan umat. Selain menjadi tempat ibadah, masjid juga berfungsi sebagai pusat dakwah, penguatan persaudaraan, dan pembentukan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Masjid adalah tempat bersatunya umat. Di zaman Nabi Muhammad SAW, masjid atau Baitullah bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat dakwah dan mempererat silaturahmi,” ujarnya.

Ia menilai, kedekatan antara pemimpin dan masyarakat perlu terus dijaga agar penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya berlangsung di ruang-ruang formal. Dengan turun langsung ke lapangan, pemerintah diharapkan dapat memperoleh gambaran lebih nyata mengenai persoalan yang membutuhkan perhatian dan penanganan.

Dalam perspektif kepemimpinan, Daeng Manye menekankan pentingnya menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Pembangunan fisik, menurut semangat yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, harus berjalan seiring dengan pelayanan publik dan kepedulian terhadap kebutuhan warga.

Safari Jumat di Masjid At Taubah turut dihadiri Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Takalar, Parawangsa. Hadir pula mantan Ketua DPRD Takalar periode 2014–2019, Muh Jabir Bonto, dan Kepala UPT SDN Bontorita, Imran.

Masjid At Taubah yang menjadi lokasi kegiatan diketahui berjarak sekitar 100 meter dari Sekolah Rakyat Terintegrasi di Desa Parapunganta. Kedekatan lokasi tersebut turut memperlihatkan pentingnya membangun hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan lingkungan pelayanan sosial.

Melalui Safari Jumat, Daeng Manye berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat tetap terpelihara sehingga aspirasi warga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan pembangunan. Ia menegaskan, esensi kepemimpinan terletak pada kesediaan untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan dan mengupayakan kemaslahatan bersama. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *