TAKALAR

Wabup Hengky Yasin Ajak PMII Kawal Pembangunan Takalar, Sinergi Pemerintah dan Mahasiswa Jadi Kunci Perubahan

4
×

Wabup Hengky Yasin Ajak PMII Kawal Pembangunan Takalar, Sinergi Pemerintah dan Mahasiswa Jadi Kunci Perubahan

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati (Wabup) Takalar, Dr. H. Hengky Yasis, S.Sos.,M.M menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Takalar di Rumah Jabatan Wabup, Minggu (8/11/2026). (Dok. Topikterkini)

TAKALAR, Topikterkini.com – Kolaborasi antara pemerintah dan mahasiswa menjadi salah satu kekuatan penting dalam mendorong kemajuan daerah. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan pemikiran kritis dan partisipasi generasi muda dalam mengawal pembangunan.

Hal itu menjadi salah satu pesan dalam pertemuan Wakil Bupati (Wabup) Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., M.M., bersama Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Takalar di Rumah Jabatan Wakil Bupati, Minggu (8/11/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Hengky membuka ruang komunikasi dan kerja sama dengan kalangan mahasiswa. Ia menilai organisasi kepemudaan memiliki posisi strategis dalam menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus memberikan masukan terhadap kebijakan pemerintah.

Ketua PC PMII Takalar, Ahmad Nyonri, menyampaikan bahwa organisasinya siap mengambil bagian dalam pembangunan daerah. Menurutnya, PMII tidak hanya ingin hadir sebagai organisasi kaderisasi, tetapi juga sebagai mitra kritis yang aktif memberikan kontribusi pemikiran.

“Kami siap berkolaborasi dan memberikan kontribusi pemikiran demi kemajuan daerah, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia pemuda dan pengawalan program pembangunan yang berpihak pada rakyat,” ujar Ahmad Nyonri.

Menanggapi hal tersebut, Hengky Yasin menegaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan keterlibatan mahasiswa sebagai agen perubahan. Ia berharap komunikasi yang terbangun tidak berhenti pada pertemuan silaturahmi, tetapi berlanjut dalam bentuk pertukaran gagasan dan kerja sama yang produktif.

“Pemerintah daerah sangat terbuka terhadap masukan, ide kreatif, maupun kritik konstruktif dari kalangan mahasiswa. Saya berharap sinergi ini terus terjalin demi kemajuan Kabupaten Takalar,” ungkap Hengky.

Pertemuan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah membutuhkan partisipasi semua elemen, termasuk mahasiswa. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, diisi diskusi mengenai isu kepemudaan dan diakhiri dengan foto bersama. (*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *