Topikterkini.com.Donggala – Berdasarkan Surat Keputusan Irjen tertanggal 6 Desember 2025, perwakilan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, yakni KSOP Kelas II Teluk Palu, pada prinsipnya mendukung pemindahan kapal Pelni ke Pelabuhan Donggala.
Kepala KSOP Teluk Palu, Capt. Handry Sulfian, menjelaskan bahwa sebelumnya ia diminta oleh Gubernur Sulawesi Tengah untuk menunda sementara pemindahan kapal Pelni dari Pelabuhan Pantoloan ke Donggala.
Menurutnya, KSOP hanya sebagai perwakilan kementerian, sementara kewenangan di daerah berada pada gubernur. Karena itu, pihaknya tetap menghormati keputusan Gubernur Anwar Hafid.
Ia menyebut, gubernur berjanji pemindahan tetap akan dilakukan ke Donggala, namun mempertimbangkan dampak sosial bagi masyarakat Pantoloan.
Pernyataan tersebut disampaikan Capt. Handry Sulfian saat didampingi Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Palu, Christian Moreys Nainggolan, Sabtu (14/2/2026).
Capt. Handry menambahkan, dirinya bersama pihak Pelni diminta menunggu hingga batas waktu tertentu.
Ia menyarankan agar Bupati Donggala berkoordinasi langsung dengan Gubernur Sulawesi Tengah untuk memastikan tenggat waktu tersebut. Sebagai syahbandar, ia menegaskan kesiapan penuh mendukung operasional Pelabuhan Donggala, mengingat pelabuhan tersebut merupakan proyek yang mendapat dukungan pendanaan dari Bank Dunia.
Selain itu, Pelabuhan Donggala juga mendapat perhatian internasional. Ia mengungkapkan adanya kunjungan dari Australia dan Filipina yang mempertanyakan kesiapan dan keberlanjutan operasional pelabuhan tersebut.
Capt. Handry menegaskan, Pelabuhan Donggala bukan hanya diperuntukkan bagi kapal penumpang, tetapi juga kapal kargo. Masyarakat Donggala, kata dia, berharap agar kapal Pelni segera kembali beroperasi di pelabuhan tersebut.
Bahkan, saat ini tengah dilakukan mediasi dengan pihak lain terkait rencana masuknya kapal tambahan ke Donggala.
Ia pun berharap aksi demonstrasi yang berlangsung tertib dapat menjadi sinyal positif bagi para investor untuk menanamkan modal di Pelabuhan Penumpang Gonenggati, Kecamatan Banawa.
(Alir).











