Topikterkini.com.Lombok Timur — Camat Sikur langsung turun ke rumah tempat tinggal Jumadil. Camat Sikur bersama Kepala sekolah dan guru Jumadil.
Prihatin melihat tempat tingal jumadil. Rumah kikis pagar memakai bambu dan bolong di beberapa titik Ruangan.
Jumadil bekerja menjadi buruh pembuat tempe demi mendapatkan uang jajan sekolah dan untuk membeli seragam sekolah.
Dia memiliki satu seragam sekolah merah putih namun di celana nya bolong dan tas nya tidak begitu mewah di bandingkan dengan teman- temanya.
Jumadil tinggal berdua bersama kakek nya di salah satu rumah seadanya di Dusun Dasan Pancor Sikur Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur Ntb.
Camat Sikur Lalu. Putra., S.Sos., M.Ap., mengatakan, kami sangat berterimakasih kepada rekan media yang sudah memberikan kami informasi, Ucap, Lalu Putra, Selasa,13/12/2022.
” Begitu adanya informasi ini saya langsung turun kerumah anak kita Jumadil meninjau tempat tinggal dan tempat nya bekerja,” Ujar, Putra.
“Memang benar seperti itu kehidupan nya, bapaknya sudah meningal sejak Jumadil berumur satu tahu, dan ibuk sudah kawin lagi, dia tinggal bersama kakeknya di rumah tersebut,” Jelasnya.
“Saya langsung koordinasi dengan Dinas Perkim Lombok Timur agar di berikan bantuan perehapan rumah untuk Jumadil dan kakeknya,” Katanya.
camat Sikur Lalu Putra juga mengatakan,Tidak hanya itu saja, selain rumah, agar Jumadil bisa di berikan seragam sekolah, peralatan sekolah, dan Beasiswa selanjutnya untuk Jumadil.
Ia berharap agar pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur agar secepatnya Antensi hal ini.
Diwaktu yang sama, Jumadil juga mengatakan, saya bekerja untuk biaya keseharian saya dan untuk membeli seragam sekolah, Ujar, Jumadil.
” Saya bekerja sejak klas empat (4) SD sampai sekarang saya masih bekerja. Sehari kadang di Upas Lima Ribu (5000 ) rupiah sampai dengan 15 ribu rupiah ,” Kata, Jumadil.
Masih kata Jumadil, Ada hasil sedikit saya sisihkan untuk membeli seragam sekolah karena seragam saya sudah bolong .
” Saya tinggal berdua bersama kakek saya, bekerja sambil belajar juga ketika saya besar nanti biasa membuat usaha seperti ini juga,” Jelas, Jumadil.
Ia berharap kepada pemerintah daerah Lotim bisa membantu untuk perehapan rumah agar bisa belajar lebih baik, semoga ada bantuan untuk membeli seragam dan bisa mendapatkan biaya sekolah gratis.
Liputan: RiL











