22 Perusahaan Tambang Tak di Berhentikan Hanya Teguran Keras

oleh -

Laporan Jurnalis Sultra : DARMAN

TOPIKterkini.com, Kendari Sultra — Pelaksana tugas Kepala Dinas Energy dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar konferensi pers diruang pertemuan Dinas ESDN Sulawesi Tenggara (Sultra), terkait 22 Perusahaan tambang diberhentikan. Selasa, (12/2/19).

Plt Kadis ESDM Sultra, Ir. Andi Aziz, M.Si menjelaskan, 22 Perusahaan tambang yang berada di Kabupaten Konawe Utara dan Konawe Selatan serta Kabupaten Bombana, yang telah di nyatakan Kepala Bidang Minerba atas pemberhentian perusahaan, itu tidak benar hanya diberi sanksi teguran keras. Ungkap Andi Aziz

“Sebanyak 22 Perusahaan tambang yang ada di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) diberi pembinaan dan sanksi teguran keras bukan dihentikan,” Ucap Plt Kadis ESDM Sultra

BACA JUGA : 

Lanjutnya, pihaknya akan melakukan pembinaan keras terhadap 22 perusahaan tambang, tetap beroperasi dan melakukan penjualan ore nikel dengan ketentuan harus patuh pada aturan yakni aspek administrasi, lingkungan dan tekhnisi serta keuangan. Terang Andi Azis

“Perusahaan tersebut disinyalir telah melakukan penjualan ore nikel yang tidak melalui Surat Keterangan Verifikasi (SKV) tidak miliki Rancangan Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB)”

Dalam hal ini, Plt Kadis ESDM, hanya meluruskan pernyataan Kepala Bidang Minerba terkait status 22 Perusahaan tambang tersebut. Ia juga menindak tegas perusahaan yang tidak patuh dengan administrasi. Bahkan dirinya mendukung penuh upaya penegak hukum oleh pihak Kepolisian dan KPK untuk menelusuri kejahatan Perusahaan Pertambangan dalam menguras Sumber Daya Alam di Sultra. Pungkas Plt Kadis ESDM, Andi Azis.

Loading...