oleh

Mesir mengungkap temuan Arkeologis baru yang paling Langka, Patung Raja Firaun yang paling terkenal

TOPIKTERKINI.COM – CAIRO: Para arkeolog di Mesir telah meluncurkan dua artefak baru dari zaman kuno, sebuah patung langka dari salah satu firaun paling terkenal di negara itu dan sebuah sphinx kuno yang kecil.

Kementerian Purbakala Mesir mengumumkan bahwa sebuah patung granit merah muda dari penguasa kuno Ramses II ditemukan minggu lalu, menggambarkan artefak sebagai “salah satu penemuan arkeologis yang paling langka.”

Mostafa Waziri, sekretaris jenderal Dewan Tertinggi Purbakala, mengatakan patung setinggi tiga setengah kaki itu dibuat dengan gaya yang digunakan orang Mesir kuno untuk menggambarkan dan menangkap sifat esensial individu, dan menambahkan bahwa itu adalah patung pertama semacam itu. dapat ditemukan dibuat dari granit.

BACA JUGA: Baru bebas, Pembunuh Berantai kembali di tangkap Usai kembali lakukan Pembunuhan

Sebuah tulisan hieroglif yang ditemukan di belakang batu itu bertuliskan “banteng kuat,” merujuk pada “kekuatan dan vitalitas raja,” tambahnya.

Patung itu, berlapis lumpur, ditemukan di properti seorang pria yang ditangkap awal bulan ini karena melakukan penggalian ilegal di dekat piramida kuno Giza, menurut pernyataan kementerian itu. Tidak disebutkan bagaimana patung itu berada di tanah lelaki itu.

“Ini dalam kondisi sangat baik,” Niveen Al-Areef, juru bicara kementerian barang antik, mengatakan kepada The Associated Press, Selasa. “Kami sekarang mempelajari arti pentingnya dan mencoba menentukan prasasti-prasasti itu.”

BACA JUGA: Serangan udara Rusia dan Suriah tewaskan 17 orang di daerah yang dikuasai pemberontak

Ramses II, juga dikenal sebagai Ramses Agung, memerintah Mesir selama sekitar 60 tahun, dari tahun 1279 SM. hingga 1213 SM. Dia dikreditkan dengan memperluas jangkauan Mesir kuno sejauh Suriah modern ke timur dan Sudan modern di selatan.

Selama akhir pekan, para arkeolog Mesir juga menggali sphinx batu gamping kerdil dari selokan di provinsi gurun selatan Minya. Dengan tinggi hampir satu kaki, patung itu tidak cocok untuk Sphinx Agung yang menjulang tinggi di Piramida Giza, tetapi kementerian mengatakan bahwa wajahnya yang berukir halus, yang tampak terpelihara dengan baik, mencerminkan keterampilan artistik yang mengesankan dan perhatian terhadap detail.

BACA JUGA: Raja obat Bius yang Dijuluki ‘MALAIKAT MAUT’ Ditangkap di Dubai

Mesir kerap menggembar-gemborkan penemuan arkeologisnya dengan harapan memacu industri pariwisata vital yang telah terhuyung-huyung akibat kekacauan politik setelah pemberontakan populer 2011 yang menggulingkan otokrat lama Hosni Mubarak. (AN)

Editor: Uslom

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed