oleh

LSM LIRA Desak Polres Halsel Ungkap Pelaku Penggelapan Kayu Olahan Merbau

TOPIKTERKINI.COM – HALSEL  | Pengrusakan pita polisi line dalam aksi penggelapan puluhan meter kubik kayu olahan jenis merbau hasil sitaan Polres Halsel di kilo meter 9 desa Sayoang Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan beberapa bulan lalu menyita perhatian publik atas prestasi Polres Halsel.

LSM LIRA Desak Polres Halsel Ungkap Pelaku Penggelapan Kayu Olahan MerbauPada kesempatan ini LSM LIRA Kabupaten Halmahera Selatan melalui Sekretaris Nasarudin Kausaha kembali mendesak dengan tegas agar mengungkap oknum anggota yang telah merusak prestasi Polres Halsel dengan membobol segel pita polisi line atas aksi ilegal logging (kayu jenis merbau) yang berhasil diamankan oleh petugas kepolisian Polres Halsel.

LSM LIRA menuntut agar mempercepat mengungkap pelaku perusak pita police line puluhan meter kubik kayu ilegal logging yang telah diamankan itu. Sebab, selain pengrusakan pita police line, oknum pelaku juga menggelapkan puluhan meter kubik kayu olahan jenis merbau tersebut,” ujarnya.

Diduga ada cukong ilegal logging dalam aksi pengrusakan pita untuk menggelapkan puluhan meter kubik kayu jenis merbau itu. Dalam aksi ini juga dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap insitusi kepolisian. Sebab, pengrusakan pita police line terjadi diduga dilakukan oleh anak buah Cukong ilegal logging atas arahan salah satu oknum anggota Polres Halsel,” ungkap Sekretaris LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Halmahera Selatan Nasarudin Kausaha S.Ip kepada awak media Rabu,(27/05/20), siang tadi.

Dia mengatakan pengrusakan pita police line dan penggelapan puluhan meter kubik kayu olahan jenis merbau itu diduga atas arahan oknum Anggota Polres. “Berdasarkan hasil Investigasi serta berbagai sumber keterangan dari masyarakat bahwa pada awal bulan April kemarin puluhan meter kubik kayu olahan jenis merbau di area kilo 9 Desa Sayoang Kecamatan Bacan Timur sempat di police line oleh petugas kepolisian Reskrim Polres Halsel,” pungkas Sukardi Ali yang juga Tim Investigasi DPD LSM LIRA Halsel ini.

Pengrusakan garis polisi itu, menurut Nasarudin hal ini telah menginjak harkat dan martabat penegak hukum di NKRI ini. “Ini tentunya memberikan contoh yang tidak baik bagi kita yang bernegara hukum,” kecamnya.

Dia pun meminta hal ini segera ditindaklanjuti dan disikapi tegas oleh kepolisian, demikian pula dengan kasus dugaan penggelapan puluhan meter kayu olahan jenis merbau yang diduga digelapkan untuk kepentingan pribadi dan kelompok ini,” pintahnya.

Terkait dugaan keterlibatan oknum anggota Polres Halsel itu, dengan tegas Mantan Sekretaris Lembaga Aliansi Indonesia ini akan memproses dugaan oknum polisi yang diduga melindungi mafia ilegal logging di area kilo 9 desa Sayoang Propam Polda Maluku Utara dalam waktu dekat ini,” sebutnya via pesan singkat.

Laporan : Lamagi La Ode

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed