oleh

TP PKK gelar Halal Bi Halal Virtual di 10 Kecamatan

TAKALAR, TOPIKterkini.com – Moment perayaan Idul Fitri tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena kita berada di tengah pandemi Covid-19. Namun hal itu tidak menyurutkan TP. PKK Kab. Takalar untuk melaksanakan Halal Bihalal melalui Virtual di 10 Kecamatan di Kab. Takalar, terang Ketua TP. PKK Kab. Takalar Dr. Hj. Irma Andriani Syamsari, S. Pi. M. Si.

Halal Bihalal berlangsung di Gedung PKK Kab. Takalar yang dihadiri langsung Bupati Takalar H. Syamsari S.Pt. MM, Dewan Penasehat PKK dan seluruh anggota TP. PKK Kab. Takalar dengan tema “Merajut Ukhuwa ditengah Covid-19”, Jum’at (5/6/2020).

Hj. Irma melalui video Virtualnya mengemukakan dengan adanya Covid-19, kita tidak bisa melaksanakan kegiatan yang melibatkan banyak orang, untuk itu kedepan TP. PKK akan melakukan pertemuan Virtual setiap bulan dengan TP. PKK Kecamatan, juga akan melakukan PKK top series, seminar-seminar, dan games-games lewat virtual bersama dengan TP. PKK Kecamatan dan Desa.

“Semoga Covid-19 ini segera berlalu, sehingga kita dapat melaksanakan kegiatan dengan normal dan kita dapat bertatap muka langsung,” ujar Hj.Irma.

Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt. MM dalam ceramahnya menyampaikan, dua kenikmatan yang orang-orang sering kali lalai adalah kesehatan dan kenikmatan, manusia terbaik adalah manusia yang bisa memanfaatkan kesempatan terbaik yang Allah berikan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Salah satu waktu terbaik yang di berikan Allah SWT yaitu waktu bulan Ramadhan, Kita harus menyadari dan yakin bahwa Ramadhan memang disengaja di datangkan oleh Allah SWT untuk kita menuju jalan ke surga, manusia mengalami suatu kejanggalan dalam berfikir apabila Ramadhan datang tetapi tidak menyambut dengan gembira” tambahnya.

“Kita harus mengupayakan agar ramadhan kita baik dan meraih predikat taqwa dan kita harus yakin bahwa hanya dengan Taqwa kita akan selamat. Orang bertaqwa harus sadar bahwa dunia ini penuh ujian dan tantangan, untuk itu bagaimana kita bisa melewati cobaan tersebut dengan penuh keimanan kepada Allah SWT,” lanjutnya.

Diakhir ceramahnya Syamsari menyampaikan kita harus segerakan untuk mencari ilmu karena dengan ilmu kita akan menjadi kreatif dan menjadi manusia yang berguna dan selamat. Orang yang tidak punya ilmu adalah orang yang rugi, karena dia tidak tahu membaca Al-Qur’an dan tidak mengetahui mana yang baik dan mana yang salah.

(Ak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed