oleh

Sejumlah Mahasiswa Lutra Kecewa, Dana Beasiswa Diduga Dialihkan

TOPIKTERKINI.COM, LUWU UTARA – Sejumlah mahasiswa di Luwu Utara merasa kecewa kepada Pemda Luwu Utara, dimana sebelumnya mereka telah mengajukan proposal ke kantor (BKAD) pada tahun 2019 lalu, namun hingga saat ini belum juga ada kejelasan.

Salah satu mahasiswa yang tak ingin namanya di publis saat di konfirmasi oleh Topikterkini.com, Sabtu 20 Juni 2020, melalui via WhatsApp mengatakan pihaknya telah mengajukan proposal ke Kantor BKAD Luwu Utara sejak tahun lalu (2019 red).

“Iya, kami berjumlah 7 orang dan telah mengajukan proposal  di tahun 2019 lalu ke kantor (BKAD) Luwu Utara, kami berusaha untuk melengkapi berkas-berkas yang dimintai, bahkan kami pun sudah punya ATM dan buku rekening sebagai salah satu syarat untuk melengkapi berkas tersebut, hanya agar kira kami dapat bantuan tersebut,” ungkapnya.

Namun faktanya, hingga sekarang sudah dalam dalam tahap akhir semester, dimana mereka benar-benar sangat memerlukan biaya yang tentu saja tidak sedikit saat ini.

“Saya sudah mempertanyakan kembali ke kantor (BKAD) terkait proposal kami, namun jawaban salah satu pegawai disana mengatakan bahwa saat ini di duga angaran tidak akan cair karena telah di alihkan masuk ke anggaran untuk covid-19,” lanjutnya.

Mirisnya, mereka sayangkan, pemerintah tidak ada konfirmasi ataupun pemberitahuan ataupun publikasi perihal peralihan dana tersebut, dan seandainya mereka tidak mempertanyakan beasiswa tersebut, mungkin mereka masih berharap bantuan tersebut hingga saat ini.

“Berbicara tentang dampak pandemi covid-19, kita tidak dapat menutup mata ataupun telinga, semua kalangan merasakan dampak nya, tak terkecuali mahasiswa. Sehingga besar harapan kami anggaran bantuan penyelesain bidang studi tersebut bisa kami dapatkan,” pungkasnya.

“Tolong kepada pemerintah Kab. Luwu Utara, terkhusus Ibu Bupati yang terhormat, berikan kami kejelasan terkait bantuan tersebut, jika memang dana tersebut akan dialihkan untuk keperluan covid-19, mohon untuk dipertimbangkan lagi sebab kami pun masyarakat-mu, yang juga terkena dampak dari lumpuhnya aktivitas selama pandemi covid-19.” Tutupnya.

Akhir kata, pemerintah yang benar-benar ingin melihat kesejahteraan daerahnya diharapkan untuk dengan sangat memperhatikan generasi mudanya. Saya kira pemerintah sangat tahu bagaimana pendidikan sangat penting untuk kehidupan di era sekarang, dan bagaimana mencekiknya biaya pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu namun ingin menyelesaikan pendidikan nya.

Hingga berita ini di publikasi, belum ada tanggapan resmi dari Kepala BKAD Luwu Utara.(SH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed