oleh

Usulan Perubahan SK Panitia MTQ ke-XXVIII Provinsi Kalbar di Sekadau

TOPIKTERKINI.COM, KALBAR – Pj Sekda Kabupaten Sekadau, Nurhadi mengatakan, pihaknya mengadakan rapat koordinasi panitia MTQ ke-XXVIII Provinsi Kalbar di Kabupaten Sekadau. Rapat tersebut membahas terkait pengusulan SK perubahan jabatan Ketua Harian sebelumnya diemban oleh Sekda sebelumnya, Zakaria yang kini sudah purna tugas (pensiun).

“Namun untuk pembahasan menyangkut ini (pengusulan SK baru) masih akan kita kaji dan nantinya akan kita usulkan ke Pak Bupati. Apabila disetujui nantinya akan dilanjutkan ke Pak Gubernur,” kata Pj Sekda Kabupaten Sekadau, Nurhadi, Jumat (3/7).

“Kalau untuk susunan kepanitiaan yang lain masih belum ada keputusan untuk diubah. Karena untuk saat ini, hanya fokus untuk pengubahan jabatan Ketua Harian dan juga Ketua III,” sambungnya.

Nurhadi memastikan, pihaknya bertindak cepat mengenai usulan perubahan SK tersebut. Mengingat, waktu pelaksanaan MTQ ke-XVIII tingkat Provinsi Kalbar akan dijadwalkan mulai 13 September 2020.

“Kalau SK yang kita usulkan nanti disetujui oleh pak Gubernur, nanti kami pastikan akan dengan cepat kami tindaklanjuti untuk pembuatan SK yang baru,” tuturnya.

Selain itu, kata Nurhadi, pihaknya akan mengadakan rapat konsolidasi secara rutin dengan menyertakan susunan kepanitian yang telah terbentuk sebelumnya. Khususnya untuk membahas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan persiapan dan kebutuhan pelaksanaan MTQ ke-XVIII tingkat Provinsi Kalbar di Kabupaten Sekadau.

“Kalau mengenai kesiapan MTQ sendiri sampai saat ini sudah 80 persen. Sebenarmya kemarin sudah sangat siap apabila dilaksanakan bulan April. Namun karena situasi dan kondisi tengah berada di tengah wabah COVID-19, jadi harus ditunda kembali yang sebelumnya bulan Juni pasca Idul Fitri, kemudian diundur lagi jadi 13 September mendatang,” jelasnya.

Nurhadi mengatakan, terkait pelaksanaan kegiatan tersebut jika tidak ada perubahan, maka pihaknya akan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Terlebih, bila kondisi pandemi COVID-19 masih terjadi.

“Apabila tetap dilaksanakan sesuai jadwal pada 13 September 2020, kita akan berlakukan peraturan ekstra. Ya, mungkin kita utamakan penerapan protokol kesehatan di setiap kegiatan yang berlangsung, mulai dari pembukaan sampai penutup,” pungkasnya. (Kt*/)

Komentar

News Feed