oleh

SYAHRUL YASIN LIMPO DIPUSARAN KOTAK KOSONG

SYAHRUL YASIN LIMPO DIPUSARAN KOTAK KOSONG

Oleh : Ahmadi Haruna
Wakil PIMPRED Topikterkini

Dr.Syahrul YASIN LIMPO, SH, MH, sang petarung pesta Demokrasi yang saat ini sebagai Menteri pertanian Kabinet Indonesia, kini berada Dipusaran Kotak Kosong di Pilkada serentak Sulsel yang jija tak ada aral melintang diselenggarakan 9 Desember mendatang.

Dipilkada 2020 ini, namà SYL sulit ditawar untuk tidak menjadi perbincangan juga susah untuk lepas dari arus demokrasi yang gelombangnya cukup dahsyat . Kita tentu maklum bersama diPilwalkot Makassar, adik kandung SYL, Irman Yasin Limpo yang populer dipanggil None berpasangan dengan A.Zunnung bertarung dengan tiga raksasa.Kemanakan Adnan Purichta Iksan YL bertarung melawan Kotak Kosong di Gowa, dan Baisang SYL, lutfi Halide ( wakil) berpasangan dengan A.Kaswadi Razak juga berhadapan dengan Kolom Kosong di Kota Kalong WatanSoppeng.

Apapun alasannya, SYL yang terlanjur dijuluki pendekar Pilkada tidak bisa tutup mata dan melepaskan begitu saja turun gelanggang orang- orang yang dicintainya dalam keluarga.Dia harus sisihkan waktu ditengah tingginya kesibukan menyiapkan dan menjamin ketersediaan pangan akibat pandemi Covid 19, untuk mencakar siasat dan taktik agar keluarga yang bertarung bisa menjadi pemenang pada perhelatan pesta Demokrasi.

Kondisi ini tentunya SYL dipaksa untuk berkerut dahi meracik strstegi yang jitu untuk memenangkan pertarungan dengan berbagai kemungkinan yang akan terjadi di Pilkada/Kota.

Pilkada 2020, juga merupakan moment penting untuk merawat Dinasty keluarga besar SYL yang harus diakui ditahun 2018 lalu dalam perhelatan kursi Legislative sederet keluarga yang bertarung gagal melenggang baik DPRD provinsi maupun DPR RI, dan tentunya berdampak bangunan Dinasty sedikit retak.

Ini memang tantangan, tapi adalah resiko sebab warga sudah terlanjur menstempel SYL itu birokrat tulen dan politikus unggul yang piawai menggaruk-garuk Samudra sampai keruh lalu Ia muncul dari dasar.Dan ketiga figure penulis yakin sudah menghadapi Ke BOS dan sangat mengharap ” cakarannya’ untuk dijadikan titian menuju singgasana.

Sekarang ruang kembali terbuka, Mari bersatu mendukung, biar Dinasty itu kembali berdiri kokoh.Rangkul masyarakat, peluk dan cium keningnya, yakinlah hatinya akan tergugah dan melangkah ke TPS untukmu.Amiin.

Panaikang tengah malam.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed